Akurat
Pemprov Sumsel

Ustazah Sejabodetabek Kunjungi Menara Syariah PIK 2, Kenali Pusat Ekonomi Syariah Terpadu

Saeful Anwar | 12 April 2026, 16:07 WIB
Ustazah Sejabodetabek Kunjungi Menara Syariah PIK 2, Kenali Pusat Ekonomi Syariah Terpadu
Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono.

AKURAT.CO Menara Syariah di kawasan CBD PIK 2 menerima kunjungan Forum Silaturahmi Ustazah Sejabodetabek dalam rangka silaturahmi sekaligus mengenal lebih dekat pengembangan kawasan yang digadang sebagai pusat keuangan syariah terbesar di Asia Tenggara.

Dalam agenda tersebut, rombongan tidak hanya mengunjungi Menara Syariah, tetapi juga mendatangi Masjid Al Ikhlas PIK yang berada di kawasan Riverwalk Island.

Selain itu, peserta turut diperkenalkan dengan berbagai fasilitas di kawasan Pantai Indah Kapuk 2.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat, khususnya kalangan ustazah dan tokoh perempuan Muslim, terhadap pengembangan kawasan PIK 2 yang mengusung konsep inklusif dan berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan muncul ruang diskusi dan kontribusi pemikiran yang mendukung penguatan ekonomi syariah nasional.

Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan tersebut.

Forum Silaturahmi Ustazah Sejabodetabek.

Baca Juga: Masuk Grup Neraka AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Ditantang Raksasa Asia

Ia menegaskan, pembangunan Menara Syariah merupakan bagian dari visi besar dalam memperkuat ekosistem ekonomi nasional, khususnya sektor syariah.

“Menara Syariah ini dibangun sebagai salah satu pilar pengembangan ekonomi. Kami melihat ekonomi syariah memiliki potensi besar karena Indonesia adalah negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia,” ujarnya.

Menurut Nono, perekonomian Indonesia ditopang oleh tiga pilar utama, yakni ekonomi konvensional, UMKM, dan ekonomi syariah.

Ketiganya dinilai saling melengkapi dalam mendorong pertumbuhan nasional yang berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan Forum Ustazah yang juga Rektor Institut STIAMI periode 2024–2029, Sylviana Murni, menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar sebagai pusat kegiatan keumatan.

Ia menyoroti keberadaan masjid yang representatif dan nyaman sebagai daya tarik utama bagi masyarakat.

“Tempat ini sangat potensial untuk kegiatan keagamaan. Masjidnya indah dan suasananya mendukung kekhusyukan, bahkan mengingatkan pada masjid di Saudi Arabia,” ungkapnya.

Baca Juga: Menlu Sugiono Resmi Nakhodai PB IPSI 2026-2030, Menpora Erick Thohir Targetkan Pencak Silat Tembus Olimpiade

Kunjungan ini menunjukkan bahwa pengembangan kawasan modern tidak hanya berfokus pada aspek bisnis dan infrastruktur, tetapi juga membuka ruang bagi penguatan nilai spiritual, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan konsep tersebut, Menara Syariah dan Masjid Al Ikhlas PIK diharapkan dapat menjadi pusat baru bagi pertumbuhan ekonomi syariah sekaligus aktivitas dakwah di kawasan PIK 2.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.