Diresmikan Bupati Tangerang, PIK 2 Bantu Penataan Kawasan Makam Ki Mauk

AKURAT.CO Bupati Tangerang, Mochamad Maesyal Rasyid, meresmikan penataan kawasan makam keramat Ki Mauk sekaligus pembangunan pendopo dan penataan rumah warga di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu (17/5/2026).
Pemugaran kawasan Makam Ki Mauk terlaksana atas kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan dukungan CSR PIK 2.
Ki Mauk dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang dari wilayah Mauk yang memiliki nilai historis bagi masyarakat setempat.
Melalui program pemugaran ini, CSR PIK 2 berupaya menjaga warisan budaya leluhur agar tetap terawat dan dikenal generasi muda.
Maesyal mengatakan, penataan kawasan makam tersebut telah menjadi harapan masyarakat selama puluhan tahun dan akhirnya dapat terealisasi melalui kolaborasi berbagai pihak.
“Terima kasih yang telah membantu menata ini, termasuk PIK 2. Sudah hampir 29 tahun dimusyawarahkan warga, tapi baru sekarang bisa terlaksana. Alhamdulillah ada kolaborasi bersama sehingga kawasan ini bisa ditata lebih baik,” ujar Maesyal.
Program pemugaran tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik pendopo dan penataan area makam, tetapi juga mencakup relokasi serta rehabilitasi tiga unit rumah tidak layak huni yang sebelumnya berada di area makam Ki Mauk.
Tiga keluarga yang sebelumnya tinggal di kawasan tersebut kini direlokasi ke hunian baru yang lebih sehat dan layak.
Proses relokasi dilakukan melalui musyawarah bersama warga, tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, dan pihak terkait.
“Alhamdulillah keluarga bersedia pindah dengan ikhlas demi penataan makam Ki Mauk. Sekarang mereka sudah menempati rumah baru yang lebih nyaman,” katanya.
Baca Juga: Obat Autoimun di Jepang Disorot Usai 20 Pasien Meninggal, Dokter Diminta Hentikan Resep Baru
Maesyal menilai penataan kawasan makam Ki Mauk akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam menghidupkan aktivitas wisata religi dan ekonomi warga.
“Nanti masyarakat datang berziarah ke sini, ekonomi warga juga ikut bergerak. Akan ada pedagang makanan, minuman, kopi, dan lainnya. Ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Selain menjadi situs sejarah dan religi, kawasan makam Ki Mauk juga diharapkan mampu memperkuat identitas lokal dan nilai kebersamaan masyarakat Kabupaten Tangerang.
CSR PIK 2 menyebut program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir tidak hanya dalam bidang sosial, ekonomi, dan lingkungan, tetapi juga dalam mendukung pelestarian budaya sebagai bagian penting dari pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Tangerang pun meminta agar kawasan makam dan pendopo yang telah dibangun dapat dirawat bersama agar tetap bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat maupun peziarah yang datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








