CBDK Cetak Laba Rp542 Miliar pada Kuartal I 2026, NICE dan Hilton Jakarta PIK2 Perkuat Ekosistem Bisnis

AKURAT.CO PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp743 miliar, tumbuh 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melonjak 317 persen secara tahunan menjadi Rp542 miliar.
Capaian tersebut dipaparkan CBDK dalam ajang Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tahun ini menjadi partisipasi kedua perseroan dalam forum keterbukaan informasi tersebut.
Pertumbuhan kinerja CBDK ditopang oleh monetisasi kawasan Central Business District (CBD) PIK2, terutama melalui penjualan kaveling tanah komersial.
Selain itu, sejumlah produk komersial seperti SOHO Manhattan, SOHO Wallstreet, Bizpark PIK2, Rukan Milenial, dan Rukan Asia Afrika turut memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan.
Di segmen residensial, CBDK juga mengembangkan produk Rumah Milenial dan Permata Hijau Residence yang melengkapi kebutuhan hunian di kawasan terintegrasi PIK2.
Untuk memperkuat pendapatan berulang (recurring income), perseroan terus mengembangkan aset-aset komersial strategis.
Baca Juga: Hancurkan Impian Tuan Rumah UPH, Tim Basket Putri Ubaya Melenggang ke Final Campus League 2026
Salah satunya adalah Nusantara International Convention Exhibition (NICE), yang disebut sebagai salah satu pusat Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) terbesar di Indonesia dengan kapasitas lebih dari 100.000 pengunjung.
Sepanjang 2026, NICE telah mengamankan puluhan agenda, mulai dari konser internasional, pameran industri, konferensi, hingga berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.
Selain NICE, CBDK juga tengah mengembangkan Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang dirancang untuk mendukung ekosistem bisnis dan MICE di kawasan CBD PIK2.
Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengatakan perseroan akan terus mengoptimalkan nilai kawasan CBD PIK2 melalui pengembangan aset komersial sekaligus memperkuat sumber pendapatan berulang.
"Fokus kami tidak hanya pada monetisasi commercial land plot, tetapi juga memperkuat fondasi recurring income melalui aset-aset strategis seperti NICE dan Hotel Hilton Jakarta PIK2," ujar Steven.
CBDK saat ini memiliki cadangan lahan (land bank) strategis seluas sekitar 694 hektare.
Hingga 31 Maret 2026, total aset perseroan tercatat mencapai Rp22,4 triliun dengan posisi kas sekitar Rp2,7 triliun.
Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham sebesar 88,78 persen, perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp5 per saham atau sekitar Rp28,3 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









