Glengoyne and Tamdhu Debut di Indonesia, Jadi Langkah Menuju Pasar Whisky Besar di Asia Tenggara

AKURAT.CO Glengoyne dan Tamdhu resmi dijual di Indonesia. Kehadiran kedua single malt Scotch whisky asal Skotlandia ini menjadi bagian dari berkembangnya market premium whisky di Indonesia, yang saat ini semakin dinamis dan penuh antusiasme.
Seiring berkembangnya apresiasi terhadap premium single malt di Indonesia, para penikmat whisky kini juga mulai melihat lebih jauh dari sekadar label sebuah brand.
Cerita di balik distileri, pengaruh cask, filosofi produksi, hingga karakter rasa menjadi bagian dari pengalaman menikmati whisky itu sendiri, terutama di kalangan generasi baru whisky enthusiast yang mencari sesuatu yang lebih personal dan penuh karakter. Di tengah perkembangan inilah, Glengoyne dan Tamdhu hadir di Indonesia.
Baca Juga: Hadir di Jakarta, Whisky Live 2026 Gabungkan Whisky, Wine dan Sake dalam Satu Platform
Didirikan pada tahun 1833, Glengoyne dikenal sebagai salah satu Highland distillery yang paling elegan di Skotlandia. Distileri ini terkenal lewat proses distilasinya yang sangat lambat, menghasilkan whisky dengan karakter yang halus, kompleks, dan penuh keseimbangan.
Lapisan rasa buah madu, rempah lembut, hingga sentuhan oak terasa berkembang perlahan di setiap sip. Sementara itu, Tamdhu yang berdiri pada tahun 1897 menghadirkan karakter yang jauh lebih pekat dan kuat.
Dimaturasi secara eksklusif dalam Oloroso sherry casks, whisky dari Tamdhu dikenal lewat profil rasa buah kering, dark chocolate, rempah hangat, dan tekstur yang terasa dalam dan mewah.
Meski memiliki karakter yang berbeda, keduanya sama-sama merepresentasikan pembuatan traditional whisky yang sangat menghargai waktu, kesabaran, dan craftsmanship.
Brand Development & Advocacy Director for Ian MacLeod Distillers Ltd, Gordon Dundas, mengatakan peluncuran Glengoyne dan Tamdhu ini menjadi langkah yang menarik bagi Indonesia menuju salah satu pasar whisky paling berkembang di Asia Tenggara.
"Dengan menggabungkan ciri khas Glengoyne yang mengutamakan proses tanpa terburu-buru dan karakter yang kompleks, serta dedikasi Tamdhu dalam proses maturasi menggunakan sherry cask, kami dapat menghadirkan koleksi single malt yang spesial di Indonesia. Kami senang dapat bekerja sama dengan Cikel Abadi dan melihat ada potensi besar untuk mengembangkan kedua brand ini di pasar yang dinamis dan terus berkembang," kata Dundas dalam grand launch eksklusif di Cohiba Atmosphere Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Baca Juga: Keris Single Malt Whisky: Warisan Budaya Nusantara dalam Setiap Tegukan
Di tengah industri yang semakin bergerak cepat dan serba instan, Glengoyne dan Tamdhu tetap setia pada proses yang lebih pelan dan penuh perhatian.
Mulai dari distilasi yang dilakukan dengan sabar hingga proses maturasi yang panjang dalam cask pilihan terbaik, semuanya dilakukan tanpa terburu-buru. Karena bagi keduanya, waktu bukan hanya bagian dari proses — tapi juga yang membentuk karakter dan rasa di setiap dram.
Memimpin kehadiran Glengoyne dan Tamdhu di Indonesia, Edhi Sumadi melihat adanya koneksi yang kuat antara karakter kedua distileri ini dengan perkembangan budaya whisky di Indonesia yang semakin berkembang dan penuh antusiasme.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







