Akurat Logo
Bank Indonesia

Apa Itu Soft Saving? Tren Mengatur Keuangan yang Viral di Kalangan Anak Muda

Putri Chandra | 26 Juni 2026, 12:22 WIB
Apa Itu Soft Saving? Tren Mengatur Keuangan yang Viral di Kalangan Anak Muda
Ilustrasi, soft saving. (OpenA))

AKURAT.CO Belakangan ini, istilah soft saving semakin sering diperbincangkan di media sosial sebagai salah satu tren dalam mengelola keuangan.

Berbeda dengan metode menabung yang cenderung ketat, soft saving mengajak seseorang untuk tetap menyisihkan uang secara rutin tanpa harus mengorbankan seluruh kesenangan dalam hidup.

Dengan pendekatan yang lebih realistis dan seimbang, konsep ini dinilai mampu membantu menjaga kondisi finansial sekaligus mengurangi tekanan dalam mengatur pengeluaran.

Baca Juga: Jaksa Watch Minta Kejagung Kawal Penanganan Kasus RSUD Bukittinggi


Apa Itu Soft Saving?

Soft saving adalah cara mengelola keuangan dengan tetap menabung secara rutin tanpa harus mengorbankan semua kesenangan dalam hidup.

Konsep ini menekankan keseimbangan antara menyisihkan uang untuk masa depan dan tetap menikmati kebutuhan atau keinginan saat ini.

Tren ini muncul karena banyak orang merasa terlalu tertekan dengan metode menabung yang sangat ketat.

Melalui soft saving, seseorang tetap bisa mencapai tujuan keuangan, tetapi dengan cara yang lebih fleksibel dan realistis.

Baca Juga: Bidik Wisatawan Malaysia, Kuala Lumpur Jadi Kota Perdana Program HELLO PIK


Ciri-ciri Soft Saving

1. Tetap menabung secara konsisten

Meskipun jumlahnya tidak selalu besar, seseorang tetap menyisihkan sebagian penghasilannya secara rutin. Yang terpenting adalah konsistensi, bukan besarnya nominal.

2. Tidak terlalu membatasi diri

Soft saving tidak mengharuskan seseorang berhenti menikmati hiburan atau membeli barang yang disukai. Selama masih sesuai anggaran, pengeluaran untuk self-reward tetap diperbolehkan.

3. Mengutamakan keseimbangan keuangan

Konsep ini mengajak seseorang membagi penghasilan secara bijak, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, investasi, dana darurat, dan hiburan.

4. Menyesuaikan dengan kondisi masing-masing

Tidak ada target yang sama untuk semua orang. Besarnya tabungan disesuaikan dengan pendapatan, kebutuhan, dan kemampuan finansial masing-masing.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.