Turki vs AS: Drama 5 Gol, Ay-Yıldızlılar Tumbangkan Tuan Rumah Meski Tersingkir

AKURAT.CO, Tim Nasional Turki sukses menutup kampanye Piala Dunia 2026 mereka dengan kepala tegak.
Kendati sudah dipastikan tersingkir lebih awal, skuad berjuluk Ay-Yıldızlılar ini berhasil menumbangkan sang pemuncak klasemen Grup D Piala Dunia 2026, Amerika Serikat (AS).
Turki berhasil menang lewat drama kejar-kejaran lima gol yang berakhir dengan skor ketat 3-2 di Stadion Los Angeles, Los Angeles, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) malam waktu setempat atau Jumat pagi WIB.
Pertandingan berjalan sangat dramatis sejak peluit pertama. Amerika Serikat sempat memimpin kilat melalui Auston Trusty sebelum Turki membalikkan keadaan di babak pertama lewat aksi Arda Guler dan Baris Alper Yilmaz.
Di paruh kedua, AS sempat menyamakan kedudukan berkat gol Sebastian Berhalter.
Namun, petaka bagi tim tuan rumah datang di masa injury time setelah Kaan Ayhan mencetak gol kemenangan dramatis bagi Turki pada menit ke-98.
Meski menelan kekalahan, posisi Amerika Serikat asuhan Mauricio Pochettino tetap aman di puncak klasemen Grup D Piala Dunia 2026 dan berhak melaju ke babak 32 besar.
Sementara bagi Turki, hasil ini menjadi pelipur lara sebelum angkat koper dari turnamen.
Mengingat tiket kelolosan dan status juara grup sudah berada di tangan pasca-kemenangan atas Australia, Mauricio Pochettino melakukan eksperimen besar dengan merombak sembilan pemain dalam starting XI miliknya.
Keputusan ini awalnya berbuah manis. Laga baru berjalan tiga menit, pemain pelapis Auston Trusty sukses memanfaatkan situasi sepak pojok Sebastian Berhalter untuk melepaskan sepakan kaki kiri terukur yang mengoyak jala gawang Turki. AS memimpin 1-0.
Mentalitas pantang menyerah Turki langsung diuji. Alih-alih terpuruk karena sudah pasti tersingkir, armada Vincenzo Montella justru mengamuk.
Hanya berselang tujuh menit, tepatnya pada menit kesepuluh, wonderkid Real Madrid Arda Guler melakukan kerja sama satu-dua apik dengan Baris Yilmaz sebelum akhirnya menaklukkan kiper AS dengan penyelesaian akhir yang sangat tenang.
Lewat gol penyeimbang tersebut, Arda Guler resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol termuda bagi Tim Nasional Turki sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Piala Dunia.
Lini pertahanan eksperimental AS terus dieksploitasi oleh Turki. Pada menit ke-31, seisi Stadion Los Angeles dibuat terbungkam setelah Eren Elmali mengirimkan umpan silang matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Baris Yilmaz untuk membawa Turki berbalik unggul 2-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Amerika Serikat langsung mengambil inisiatif serangan demi mengejar ketertinggalan.
Hasilnya instan, tiga menit pasca-jeda (48'), Sebastian Berhalter melengkapi performa apiknya malam itu dengan melepaskan tembakan roket spektakuler dari luar kotak penalti yang menghujam deras ke gawang Turki. Skor kembali imbang 2-2.
Melihat pertandingan berjalan ketat, Pochettino mulai memasukkan sejumlah pemain bintangnya, termasuk sang kapten Christian Pulisic, untuk memburu kemenangan.
Masuknya Pulisic membuat serangan AS semakin hidup, namun lini pertahanan Turki tampil sangat disiplin.
Ketika laga tampak akan berakhir dengan hasil imbang, drama terbesar terjadi di detik-detik akhir masa injury time.
Tepat pada menit ke-90+8, berawal dari situasi kemelut di depan gawang AS, Kaan Ayhan dengan cerdik berhasil menyontek bola liar masuk ke dalam gawang.
Gol telat tersebut langsung memicu perayaan emosional dari kubu Turki sekaligus mengunci kemenangan menjadi 3-2.
Walaupun harus menelan kekalahan menyakitkan di menit akhir, Amerika Serikat mengukir catatan baru.
Dengan total gelontoran delapan gol di fase grup kali ini, edisi 2026 resmi menjadi kampanye Piala Dunia dengan produktivitas gol tertinggi sepanjang sejarah sepak bola AS—melewati rekor tujuh gol yang dicetak pada edisi 1930 dan 2002.
Turki 3-2 Amerika Serikat
Pertandingan Ketiga Grup D Piala Dunia 2026
Stadion Los Angeles, Los Angeles/Jumat, 26 Juni 2026
Wasit: Mustapha Ghorbal (Aljazair)
Gol: Auston Trusty (3), Arda Guler (10), Baris Alper Yilmaz (31), Sebastian Berhalter (49), Kaan Ayhan (90+8)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Poco X8 Pro Yellow Resmi di Indonesia: Intip Harga, Spesifikasi, dan Desain Kuning Ikoniknya!
- 2Link Live Streaming Portugal vs Uzbekistan Piala Dunia 2026, Nonton Resmi via MAXStream dan TVRI!
- 3Prediksi Skor Paraguay vs Australia 26 Juni 2026: Socceroos Selangkah Lagi ke 32 Besar, Paraguay Wajib Menang
- 4Jadwal Piala Dunia 24-25 Juni 2026 Lengkap dengan Jam Tayang
- 5Jadwal Piala Dunia Hari Ini 23 Juni 2026: Portugal Hingga Kroasia Main, Cek Jam Tayang Lengkap!
- 6AS Putuskan untuk Mengakhiri Otorisasi Operasi 'Tanpa Batasan' untuk Israel di Lebanon
- 7Prediksi Skor Republik Ceko vs Meksiko 25 Juni 2026: El Tricolor Favorit, Mampukah Narodak Ciptakan Kejutan?
- 8Moto3 Belanda: Puji Kehebatan Veda Ega Pratama di Brno, Hiroshi Aoyama Bidik Momentum di Assen
- 9Modus Setoran Biro Jasa ke Imigrasi Bali, Berkas KITAS-KITAP Tidak Diklik jika Ogah Bayar
- 10KPK Bongkar Peran Penting Bos Maktour, Jadi Inisiator Pembagian Kuota Tambahan






