Nellava Bullion Luncurkan Program Distributor Resmi untuk Perluas Distribusi Logam Mulia

AKURAT.CO Nellava Bullion memperkenalkan Program Official Provincial Distributor untuk memperluas jaringan distribusi logam mulia di Indonesia. Program ini mengusung konsep One Province, One Official Distributor dengan satu distributor resmi di setiap provinsi.
Upaya tersebut dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia. Kondisi itu juga mendorong kebutuhan akan sistem distribusi yang lebih cepat dan terpercaya.
Melalui program tersebut, perusahaan menargetkan terbentuknya jaringan distribusi nasional yang melibatkan pelaku usaha di berbagai daerah. Skema ini diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat terhadap produk Gold Bar dan Silver Bar.
Direktur Operasional dan Marketing Nellava Bullion, Alif Fauzan, mengatakan pertumbuhan industri bullion tidak hanya bergantung pada kualitas produk. Menurutnya, jaringan distribusi yang profesional dan berkelanjutan juga menjadi faktor penting.
"Kami percaya bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya membutuhkan produk Gold Bar dan Silver Bar berkualitas tinggi, tetapi juga jaringan distribusi yang dibangun atas dasar profesionalisme," katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (30/6/2026).
Dalam penerapannya, distributor resmi nantinya menggunakan sistem ready stock, sehingga produk dapat tersedia lebih cepat di wilayah masing-masing. Sementara itu, penjualan melalui situs resmi dan gerai perusahaan tetap menggunakan sistem pre-order.
Perusahaan menyebut setiap calon distributor akan melalui proses seleksi sebelum ditetapkan sebagai mitra resmi. Penilaian mencakup kesiapan operasional, kemampuan finansial, kepatuhan hukum, hingga kualitas layanan.
Alif mengatakan perusahaan ingin membangun kemitraan jangka panjang dengan pelaku usaha. Kemitraan tersebut ditujukan bagi pihak yang memiliki komitmen terhadap integritas dan pelayanan.
Menurut Alif, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem distribusi bullion di Indonesia. Selain itu, kebijakan tersebut juga dinilai dapat mendukung pertumbuhan industri logam mulia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Perintahkan Serangan Balasan, AS Kembali Gempur Iran
- 2Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 Rilis! Ini Jadwal Laga Big Match yang Wajib Tonton
- 3KPK Dikabarkan Gelar OTT di Kuansing, Sejumlah Pejabat Pemkab Diamankan
- 4Afrika Selatan vs Kanada: Gol Menit Akhir Stephen Eustaquio Bawa Tuan Rumah ke 32 Besar
- 5Israel Resmi Akui Genosida Armenia, Turki Murka Sebut Upaya Tutupi Kejahatan di Gaza
- 6Prediksi Skor Prancis vs Swedia Piala Dunia 2026 Lengkap dengan Riwayat Head to Head, Perkiraan Susunan Pemain, dan Statistik
- 7Update Terbaru Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Gugur
- 8Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil, Argentina hingga Portugal Siap Berburu Tiket 16 Besar
- 9Puan Desak Kasus Dokter Icha Diusut Tuntas, Minta Semua Partai Proses Kader yang Terlibat
- 10Update Terbaru Bagan 16 Besar Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Gugur




