Akurat Logo

Indonesia Perkuat Posisi Industri MICE Lewat Forum Global GSDC 2026 di ICE BSD

Winna Wandayani | 2 Juli 2026, 16:08 WIB
Indonesia Perkuat Posisi Industri MICE Lewat Forum Global GSDC 2026 di ICE BSD
Partisipan Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 membuang hasil kumpulan sampah daur ulang ke Reverse Vending Machine (RVM), inisiatif dari kolaborasi Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD dengan Rekosistem.

AKURAT.CO Industri Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions (MICE) terus menunjukkan pertumbuhan di Indonesia. Hingga September 2025, tercatat 134 event nasional digelar dengan total 10,8 juta pengunjung.

Pencapaian tersebut turut menempatkan Indonesia di peringkat ke-37 dunia dan ke-4 di kawasan ASEAN dalam industri MICE. Pemerintah pun menargetkan kontribusi devisa sektor ini meningkat dari sekitar 10 persen menjadi 15 persen pada 2029 melalui penguatan ekosistem event dan daya saing destinasi.

Salah satu upaya yang dinilai mendukung target tersebut adalah penunjukan Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD sebagai tuan rumah Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Forum internasional ini mempertemukan pemimpin dari berbagai sektor untuk membahas pembangunan berkelanjutan.

"Penunjukan ICE BSD sebagai tuan rumah GSDC 2026 merupakan kehormatan besar sekaligus pengakuan terhadap kapasitas dan standar operasional yang telah kami bangun selama bertahun-tahun," ujar Siti Karmila selaku General Manager ICE BSD, dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (1/7/2026).

Dalam penyelenggaraan GSDC 2026, ICE BSD juga menerapkan sejumlah langkah keberlanjutan. Upaya tersebut mencakup efisiensi energi, penggunaan lampu LED, sistem daur ulang air, hingga penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik.

ICE BSD juga bekerja sama dengan Rekosistem untuk menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu selama acara berlangsung. Kolaborasi itu meliputi penyediaan tempat sampah terpilah, edukasi pemilahan sampah, serta penggunaan Reverse Vending Machine (RVM).

Selama penyelenggaraan GSDC 2026, sebanyak 1,62 ton sampah berhasil dikelola dengan tingkat pemulihan mencapai 41 persen sehingga tidak berakhir di tempat pemrosesan akhir. Pengelolaan tersebut diklaim mampu mengurangi emisi karbon hingga sekitar 667,9 kilogram CO2.

"Melalui GSDC 2026, kami ingin menunjukkan bahwa penyelenggaraan forum internasional berskala global dapat berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan," tambah Siti Karmila.

Forum GSDC 2026 diikuti lebih dari 5.000 peserta, sekitar 500 pembicara, 200 peserta pameran, serta delegasi dari lebih dari 100 negara. Acara ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor untuk mendorong percepatan pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

Selain kapasitas venue, lokasi ICE BSD dinilai strategis karena memiliki akses menuju berbagai moda transportasi. Kawasan ini terhubung dengan jalan tol utama, transportasi umum dan dapat dijangkau dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam waktu sekitar 35 menit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.