Kalender Jawa 14 Juli 2026: Weton Selasa Pahing, Benarkah Pembawa Banyak Rezeki?

AKURAT.CO Kalender Jawa 14 Juli 2026 menjadi informasi yang banyak dicari masyarakat, terutama mereka yang ingin mengetahui weton hari ini, watak kelahiran, hingga hari baik menurut penanggalan Jawa. Selain menjadi bagian dari tradisi turun-temurun, kalender Jawa juga kerap dijadikan acuan untuk melihat karakter seseorang maupun menentukan waktu yang dianggap baik dalam menjalankan berbagai aktivitas.
Berdasarkan penanggalan Jawa, Selasa 14 Juli 2026 bertepatan dengan 28 Sura 1960, berada pada Tahun Be, Windu Sancaya, serta masuk dalam Wuku Julungpujut. Hari tersebut memiliki pasaran Pahing, sehingga wetonnya adalah Selasa Pahing dengan berbagai makna yang dipercaya dalam Primbon Jawa.
Kalender Jawa 14 Juli 2026
Baca Juga: KPK Endus Kanim Depok Ikut Setor Uang Pemerasan WNA, Aliran Dana Diselidiki hingga Silmy Karim
Tanggal Masehi: Selasa, 14 Juli 2026
Tanggal Jawa: 28 Sura 1960
Pasaran: Pahing
Weton: Selasa Pahing
Neptu: 12
Tahun Jawa: Be
Windu: Sancaya
Wuku: Julungpujut
Weton Selasa Pahing dan Neptunya
Weton Selasa Pahing memiliki jumlah neptu 12, yang berasal dari nilai Selasa sebesar 3 dan pasaran Pahing bernilai 9.
Dalam kepercayaan Primbon Jawa, pemilik weton ini dikenal sebagai sosok yang murah hati dan tidak segan membantu orang-orang yang disayanginya. Mereka juga diyakini memiliki peluang memperoleh rezeki yang cukup baik sepanjang hidup.
Namun demikian, Selasa Pahing juga memiliki beberapa sisi yang perlu dikendalikan. Salah satunya adalah kecenderungan kurang pandai mengelola pengeluaran sehingga mudah bersikap boros. Selain itu, perasaannya cukup sensitif sehingga mudah tersinggung. Saat emosinya memuncak, kemarahannya bisa sulit diredam meski kemudian menyesali sikap tersebut.
Di sisi lain, ambisi yang besar dalam mengejar tujuan hidup terkadang membuat pemilik weton ini terlihat terlalu mengejar keuntungan. Karena itu, keseimbangan antara keinginan pribadi dan kepedulian terhadap orang lain menjadi hal penting agar kehidupannya tetap harmonis.
Pangarasan Selasa Pahing
Dalam Primbon Jawa, weton Selasa Pahing memiliki pangarasan Aras Kembang.
Makna Aras Kembang menggambarkan seseorang yang mudah memperoleh perhatian, dukungan, atau kasih sayang dari pemimpin maupun orang yang memiliki kedudukan lebih tinggi. Hal tersebut dipercaya berasal dari pembawaan yang lembut, sopan, serta mampu menciptakan kesan positif di lingkungan sekitarnya.
Kepribadian yang halus juga membuat pemilik weton ini relatif mudah mendapatkan simpati dari banyak orang dan memiliki daya tarik tersendiri dalam pergaulan.
Pancasuda Selasa Pahing
Pancasuda weton Selasa Pahing adalah Satriya Wirang.
Maknanya, seseorang memiliki budi pekerti yang baik dan menjunjung nilai-nilai luhur. Akan tetapi, dalam perjalanan hidupnya tidak jarang mengalami situasi yang membuat harga dirinya terusik atau merasa dipermalukan sehingga wibawanya sempat menurun.
Meski demikian, kondisi tersebut diyakini dapat menjadi pelajaran berharga untuk membangun karakter yang lebih matang dan bijaksana.
Wuku Julungpujut
Pada Kalender Jawa 14 Juli 2026, weton Selasa Pahing berada dalam Wuku Julungpujut.
Wuku ini berada di bawah perlambang Bathara Guritna yang dipercaya melambangkan pribadi yang senang bergaul, memiliki tutur kata yang baik, serta berpotensi memperoleh jabatan atau kepercayaan dalam pekerjaan maupun kehidupan bermasyarakat.
Wuku Julungpujut juga menggambarkan sosok yang memiliki tekad kuat dan tidak mudah menyerah dalam mencapai tujuan. Meski perjalanan hidupnya diwarnai berbagai tantangan, usaha yang dilakukan secara konsisten dipercaya mampu mendatangkan rezeki sehingga kebutuhan hidup tetap tercukupi.
Dalam kepercayaan Primbon Jawa, arah yang sebaiknya dihindari selama tujuh hari pada wuku ini untuk keperluan yang sangat penting adalah Barat Laut.
Hari Baik Selasa Pahing Wuku Julungpujut
Menurut perhitungan Primbon Jawa, Selasa Pahing yang berada pada Wuku Julungpujut termasuk hari yang baik untuk melakukan berbagai aktivitas penting.
Hari ini dipercaya membawa peluang memperoleh rezeki, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan, memulai usaha, atau menjalankan pekerjaan baru. Selain itu, berbagai aktivitas yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh diyakini memiliki peluang menghasilkan hasil yang baik.
Meski demikian, kepercayaan mengenai weton dan hari baik merupakan bagian dari budaya serta tradisi masyarakat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun. Nilainya dapat dijadikan sebagai warisan budaya untuk dipelajari tanpa mengesampingkan usaha, doa, dan pertimbangan rasional dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
FAQ
Bagaimana cara mengetahui weton berdasarkan tanggal lahir?
Weton dapat diketahui dengan mencocokkan tanggal lahir pada kalender Jawa yang memuat kombinasi hari Masehi dan lima pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Apakah kalender Jawa masih digunakan hingga sekarang?
Ya. Kalender Jawa masih digunakan oleh banyak masyarakat, terutama untuk menentukan hari baik, menggelar tradisi adat, perhitungan weton, hingga acara keluarga seperti pernikahan dan selamatan.
Apa fungsi wuku dalam kalender Jawa?
Wuku merupakan siklus mingguan dalam penanggalan Jawa yang terdiri dari 30 wuku. Setiap wuku dipercaya memiliki karakteristik dan filosofi tersendiri yang digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional.
Mengapa banyak orang mencari kalender Jawa setiap hari?
Kalender Jawa sering dijadikan acuan untuk mengetahui weton harian, pasaran, neptu, serta memahami makna budaya yang berkaitan dengan karakter, peruntungan, maupun penentuan waktu dalam tradisi masyarakat Jawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







