Cara Mengolah Kimpul agar Tidak Gatal di Mulut dan Tenggorokan, Jangan Asal Masak!

AKURAT.CO Cara mengolah kimpul perlu diperhatikan agar umbi ini tidak menimbulkan rasa gatal atau tidak nyaman di mulut dan tenggorokan.
Kimpul memang bisa diolah menjadi berbagai makanan, tetapi proses memasaknya tidak boleh dilakukan sembarangan.
Sebelum dimasak, kimpul perlu dikupas dan dicuci dengan bersih. Umbi ini juga harus dimasak hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
Lantas, bagaimana cara mengolah kimpul yang tepat agar lebih aman dan tidak menyebabkan gatal?
Baca Juga: Genap 2 Tahun di Indonesia, OH!SOME Gelar Pesta Diskon dan Games Seru "Double the OH!SOME"
Cara Mengolah Kimpul
1. Kupas kulit kimpul terlebih dahulu
Kupas kulitnya hingga bersih. Sebaiknya gunakan sarung tangan jika kulit tangan mudah terasa gatal setelah menyentuh kimpul mentah.
2. Cuci hingga bersih
Setelah dikupas, cuci kimpul dengan air mengalir untuk menghilangkan getah dan kotoran yang menempel.
3. Potong sesuai kebutuhan
Kimpul dapat dipotong menjadi beberapa bagian agar proses pemasakan lebih merata.
4. Masak hingga benar-benar matang
Rebus atau kukus kimpul sampai teksturnya benar-benar empuk. Jangan mengonsumsi kimpul dalam keadaan mentah atau setengah matang.
5. Buang air rebusan
Jika kimpul direbus, air rebusannya sebaiknya dibuang dan tidak digunakan kembali untuk memasak. Setelah itu, kimpul bisa diolah lebih lanjut menjadi berbagai hidangan.
Baca Juga: Cincinnati Terbuka: Reuni Emosional Setelah 4 Tahun, Duet Williams Bersaudara Gemparkan Ohio
6. Pastikan tidak menimbulkan rasa gatal sebelum dikonsumsi
Kimpul yang sudah matang seharusnya memiliki tekstur empuk dan tidak menimbulkan sensasi menusuk atau gatal pada mulut ketika dikonsumsi.
FAQ
1. Kenapa kimpul bisa membuat mulut gatal?
Kimpul termasuk kelompok talas-talasan yang secara alami dapat mengandung kristal kalsium oksalat. Jika tidak diolah dengan tepat, senyawa tersebut dapat menimbulkan sensasi gatal atau seperti tertusuk pada mulut dan tenggorokan.
2. Apakah kimpul harus dikupas sebelum dimasak?
Ya. Kulit kimpul sebaiknya dikupas hingga bersih sebelum diolah. Jika tangan mudah mengalami iritasi saat menyentuh kimpul mentah, gunakan sarung tangan ketika mengupasnya.
3. Apakah kimpul boleh dimakan mentah?
Sebaiknya tidak. Kimpul perlu dimasak hingga benar-benar matang sebelum dikonsumsi untuk mengurangi senyawa yang dapat menyebabkan rasa gatal atau iritasi.
4. Bagaimana cara memasak kimpul agar tidak gatal?
Kimpul dapat direbus atau dikukus hingga teksturnya benar-benar empuk. Jika direbus, air rebusannya dapat dibuang sebelum kimpul diolah menjadi makanan lain.
5. Apakah air rebusan kimpul bisa digunakan kembali?
Sebaiknya air rebusan kimpul tidak digunakan kembali untuk memasak. Buang air rebusan setelah kimpul matang, kemudian kimpul dapat diolah sesuai kebutuhan.
6. Apa yang harus dilakukan jika kimpul masih terasa gatal setelah dimasak?
Jika kimpul masih menimbulkan rasa gatal atau sensasi menusuk pada mulut dan tenggorokan setelah dimasak dengan benar, sebaiknya jangan dilanjutkan untuk dikonsumsi.
Kesimpulan
Mengolah kimpul dengan benar penting dilakukan agar umbi ini lebih nyaman dan aman untuk dikonsumsi.
Mulai dari mengupas kulit, mencuci hingga bersih, memotong kimpul, hingga memasaknya sampai benar-benar matang.
Jika kimpul direbus, air rebusannya sebaiknya dibuang sebelum umbi diolah lebih lanjut.
Pastikan kimpul sudah memiliki tekstur empuk dan tidak menimbulkan rasa gatal atau sensasi tidak nyaman sebelum disantap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





