Diskusi Gen Z, Yakin Ganjar-Mahfud Pro UMKM Dan Bakal Kembangkan Ekonomi Berkelanjutan

AKURAT.CO Alumni muda Unpad, ITB, UPI melakukan kegiatan diskusi bersama dengan Gen-Z membahas seputar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bertempat di Angkringan Haji Liberty, Gede Bage Selatan Kota Bandung, Jumat (10/11/2023), diskusi itu menghadirkan Owner POLOSBDG, Gilang Merlambang dan Komisaris Utama Right Energy Oil, Alifio Muhammad Yustisio.
Mereka menilai, pertumbuhan UMKM telah menjadi pendorong ekonomi yang signifikan di Provinsi Jawa Barat.
UMKM ditaksir telah memberikan kontribusi pada PDB nasional lebih dari 60 persen menjadi faktor penting dalam upaya menjaga momentum kebangkitan ekonomi nasional.
Ketua Ganjartivity, Dicky Fauzia menilai, diskusi itu penting sebagai upaya relawan menyerap aspirasi dari pelaku-pelaku usaha UMKM.
Baca Juga: Profil M Fahrezy, Anggota BEM FMIPA UNY Diduga Sebagai Pelaku Pelecehan Pada Mahasiswi Baru
“Lewat diskusi ini, kami mencoba menyerap aspirasi dari pelaku usaha, memetakan masalah, dan mencoba memberikan rekomendasi kepada Tim Pemenangan Nasional khususnya terkait masalah-masalah di UMKM," ujar Dicky.
Alumni muda dari lintas kampus di Bandung itu mendorong beberapa hal diantaranya diharapkan agar ke depan akses pembiayaan bagi UMKM lebih mudah.
Banyak pemilik UMKM menekankan pentingnya akses yang lebih mudah ke pembiayaan yang terjangkau. Mereka berharap calon presiden dapat memperbaiki kebijakan perbankan dan program pembiayaan khusus untuk UMKM di Jawa Barat.
“Dukungan perbankan, dan regulasi pemerintah dalam akses pembiayaan bagi UMKM harusnya lebih mudah ke depan. Kami berharap Pak Ganjar dan Pak Mahfud jika menjadi Presiden dan Wapres bisa mewujudkan ini," ujar dia.
Baca Juga: Piala Dunia U-17: Jepang vs Polandia, Laga Pertama Selalu Krusial
Sebagaimana diketahui, dukungan stimulus perbankan menjadi sangat penting. Nugroho Adinegoro selaku tim kajian strategis Ganjartivity menilai, perbankan memiliki peran besar dalam mendorong akses keuangan dan pemasaran UMKM.
"Dari sisi keuangan, tercatat hingga triwulan I 2023, tumbuh positif 7,36 persen (yoy). Jawa Barat ini surga UMKM yang nilai ekonominya cukup tinggi bagi pertumbuhan nasional. KIta butuh regulasi dan perizinan yang lebih mudah, serta peningkatan kapasitas UMKM agar naik kelas lewat pelatihan dan inkubasi," kata dia.
Lewat diskusi itu, didorong untuk terus dikembangkannya program Pendidikan dan Pelatihan UMKM yang lebih luas dan terjangkau untuk pemilik UMKM agar membantu mereka dalam pengembangan keterampilan manajerial dan teknis yang dibutuhkan dalam mengelola bisnis UMKM.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









