AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjalin kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan pelaku UMKM di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke kantor PNM di Jakarta, Jumat, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja PNM dalam memberdayakan UMKM, terutama dalam program Mekaar yang telah menjangkau 15 juta nasabah.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian UMKM dan PNM dalam mewujudkan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian UMKM dan PNM dalam mewujudkan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
Baca Juga: Menteri Maman Tegaskan Hapus Tagih Utang UMKM Cuma Berlaku pada Himbara
Maman menuturkan salah satu langkah yang akan dilakukan Kementerian UMKM untuk meningkatkan kualitas UMKM adalah dengan melakukan klasterisasi UMKM berdasarkan jenis usahanya.
Maman menuturkan salah satu langkah yang akan dilakukan Kementerian UMKM untuk meningkatkan kualitas UMKM adalah dengan melakukan klasterisasi UMKM berdasarkan jenis usahanya.
Maman menyebut Kementerian UMKM akan mengembangkan sebuah super app yang mengintegrasikan berbagai platform UMKM untuk memudahkan pengelolaan data dan memberikan layanan yang tepat sasaran.
"Sekarang ini saya yakin ada satu klaster dari 15 juta (nasabah) ini. Nanti kami coba integrasikan dengan SIDT (sistem informasi data tunggal). Kami akan melakukan diagnosis lalu melihat masalah dan kendala dari UMKM itu apa dan di mana," kata Maman dikutip Sabtu (9/11/2024).
Maman menyatakan bahwa Kementerian UMKM siap menyukseskan program besar dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat ekonomi rakyat termasuk UMKM dengan berbagai kebijakan yang proaktif.
Untuk itu, Kementerian UMKM siap menjalin kemitraan yang lebih erat dengan PNM dalam mewujudkan misi besar pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Bersama PNM, Maman yakin akselerasi peningkatan kelas UMKM dapat terwujud lebih cepat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan siap mendukung pendataan pada berbagai jenis usaha yang akan dilakukan oleh Kementerian UMKM.
“Kami saat ini telah memiliki data aktif 15,2 juta usaha ultra mikro, dan jika diakumulasi jumlah nasabah yang telah kami layani sebanyak 21,2 juta nasabah. Kami berharap data ini akan semakin melengkapi kebutuhan data yang dibutuhkan oleh Kementerian UMKM," kata Arief.
Ia menambahkan PNM akan terus berkomitmen memberdayakan UMKM melalui pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan. “Perlu digaris bawahi bahwa PNM dalam memberikan modal selalu beriringan dengan program pendampingan yang kami sebut sebagai program pengembangan kapasitas usaha,” ucap Arief.
"Sekarang ini saya yakin ada satu klaster dari 15 juta (nasabah) ini. Nanti kami coba integrasikan dengan SIDT (sistem informasi data tunggal). Kami akan melakukan diagnosis lalu melihat masalah dan kendala dari UMKM itu apa dan di mana," kata Maman dikutip Sabtu (9/11/2024).
Maman menyatakan bahwa Kementerian UMKM siap menyukseskan program besar dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengangkat ekonomi rakyat termasuk UMKM dengan berbagai kebijakan yang proaktif.
Untuk itu, Kementerian UMKM siap menjalin kemitraan yang lebih erat dengan PNM dalam mewujudkan misi besar pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Bersama PNM, Maman yakin akselerasi peningkatan kelas UMKM dapat terwujud lebih cepat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan siap mendukung pendataan pada berbagai jenis usaha yang akan dilakukan oleh Kementerian UMKM.
“Kami saat ini telah memiliki data aktif 15,2 juta usaha ultra mikro, dan jika diakumulasi jumlah nasabah yang telah kami layani sebanyak 21,2 juta nasabah. Kami berharap data ini akan semakin melengkapi kebutuhan data yang dibutuhkan oleh Kementerian UMKM," kata Arief.
Ia menambahkan PNM akan terus berkomitmen memberdayakan UMKM melalui pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan. “Perlu digaris bawahi bahwa PNM dalam memberikan modal selalu beriringan dengan program pendampingan yang kami sebut sebagai program pengembangan kapasitas usaha,” ucap Arief.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








