Akurat
Pemprov Sumsel

Ini Faktor yang Sebabkan Alfamart Tutup 400 Gerai Sepanjang 2024

Yohanes Antonius | 17 Desember 2024, 14:51 WIB
Ini Faktor yang Sebabkan Alfamart Tutup 400 Gerai Sepanjang 2024

AKURAT.CO PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) menyatakan bahwa sebanyak 400 gerai telah ditutup sepanjang 2024. 

Corporate Affairs Director Alfamart, Solihin, menjelaskan bahwa salah satu faktor utama penutupan tersebut adalah tingginya biaya sewa, sementara performa penjualan mengalami penurunan.

Baca Juga: Tawarkan Menu Baru, Wani Boemboe Memperluas Jangkauan Penjualan Di 300 Outlet Alfamart Dan Alfa Express Berlogo Beanspot

Solihin menambahkan, beberapa pemilik lokasi memilih untuk tidak memperpanjang kontrak sewa karena ingin mengalihkan properti mereka ke bisnis lain. Menurutnya, faktor ini menjadi salah satu penyebab utama penutupan gerai milik Perseroan.

Meski demikian, Solihin menegaskan bahwa meskipun ratusan gerai ditutup, perusahaan tetap melakukan ekspansi dengan membuka gerai baru. Bahkan, jumlah gerai yang dibuka diklaim lebih banyak dibandingkan dengan yang ditutup.

Pada tahun 2025, Alfamart berencana membuka 800 gerai baru yang akan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Untuk mengatasi tingginya biaya sewa, perusahaan akan berupaya mencari lokasi dengan biaya sewa lebih terjangkau yang sesuai dengan perhitungan bisnis mereka.

Sampai kuartal III tahun 2024, Alfamart mencatatkan laba bersih sebesar Rp 2,39 triliun. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 9,52 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan laba pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni Rp2,19 triliun.

Baca Juga: Tawarkan Menu Baru, Wani Boemboe Memperluas Jangkauan Penjualan Di 300 Outlet Alfamart Dan Alfa Express Berlogo Beanspot

Di sisi lain, pendapatan bersih mencapai Rp88,21 triliun, tumbuh 10,23 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp80,24 triliun.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.