Pemerintah Fokus Tingkatkan Kualitas KUR untuk Dorong Sektor Produksi

AKURAT.CO Pemerintah menegaskan komitmennya dalam mendorong kualitas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan fokus utama pada sektor produksi.
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman mengungkapkan, dari total penyaluran KUR yang telah mencapai Rp107 triliun per 27 Mei 2025, sebanyak 60% atau sekitar Rp64,27 triliun dialokasikan untuk sektor produksi.
"Penyaluran KUR kita sudah mencapai sekitar 36 persen dari target tahunan sebesar Rp300 triliun. Yang patut dicatat adalah mayoritasnya kita arahkan untuk sektor produksi karena punya multiplier effect yang lebih kuat dibanding konsumsi," ujar Maman dalam acara Public Hearing bertajuk "Negara Beri Bukti, Masyarakat Terima Hasil" di Jakarta, Rabu (28/5/2025).
Baca Juga: Begini Cara Ajukan KUR BRI 2025 agar Tidak Ditolak, Cek Syaratnya di Sini!
Ia mencontohkan, jika pelaku UMKM di bidang parfum membutuhkan alat produksi, maka kredit ini dapat dimanfaatkan untuk membeli mesin tersebut agar kapasitas produksi meningkat.
Dalam era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Maman menekankan pentingnya pendekatan berkualitas dalam distribusi dana KUR.
“Kita tidak hanya ingin mengejar angka Rp300 triliun, tetapi juga ingin memastikan bahwa distribusinya tepat sasaran dan berdampak,” tambahnya.
Baca Juga: KUR Jadi Senjata Penting Pemerintah Entaskan Kemiskinan
Penekanan pada sektor produktif menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing UMKM serta menciptakan lapangan kerja baru.
"Kami percaya bahwa pembiayaan sektor produksi akan menjadi katalis dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," papar Menteri Maman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









