Menteri Maman Pastikan Ekosistem Digital Aman bagi Pelaku Usaha Kecil

AKURAT.CO Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam ekosistem digital yang melibatkan pengemudi ojek online, aplikator, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam kunjungannya ke Pontianak, Senin (1/6/2025), Maman menyampaikan bahwa kebijakan baru tengah disusun untuk merespons dinamika hubungan antara pengemudi ojol dan perusahaan aplikator digital.
Namun, menurutnya, kebijakan tersebut tidak bisa diputuskan secara sepihak tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan tersebut.
Baca Juga: Menteri UMKM Dorong Closed Loop Business untuk Tingkatkan Skala Usaha
“Hubungan antara ojek online dan aplikator adalah kemitraan. Di dalam ekosistem itu juga ada UMKM yang menggantungkan usahanya pada layanan pengantaran daring,” kata Maman.
Ia menambahkan, sekitar 20 hingga 30 juta pelaku UMKM di Indonesia memanfaatkan platform digital untuk operasional sehari-hari, khususnya dalam distribusi barang dan layanan.
“Pemerintah berharap solusi yang disiapkan nantinya dapat menciptakan keseimbangan dalam ekosistem digital, serta menjamin keberlanjutan usaha mikro,” ujarnya.
Maman juga menyatakan bahwa kementeriannya sedang menghimpun berbagai data dan masukan dari seluruh pihak agar keputusan yang diambil benar-benar komprehensif.
Baca Juga: Menteri UMKM Siapkan Sistem Satu Pintu untuk Permudah Sertifikasi dan Perizinan Pelaku Usaha
“Grab dan Gojek jangan dulu senang-senang. Kami sedang bekerja keras mengumpulkan data untuk mengambil keputusan yang terbaik. Bukan hanya untuk aplikator, tapi juga untuk mitra ojek online dan UMKM,” tegasnya.
Langkah ini, menurut Maman, menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang digital yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada pelaku usaha kecil yang menopang perekonomian nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





