Akurat
Pemprov Sumsel

Harga Plastik Naik Drastis, Ini 7 Pengganti yang Lebih Murah untuk Pedagang

Nurma Nafisa Faradilla | 6 April 2026, 12:43 WIB
Harga Plastik Naik Drastis, Ini 7 Pengganti yang Lebih Murah untuk Pedagang
Kantong belanja pengganti plastik. (Freepik)

AKURAT.CO Kenaikan harga plastik yang terjadi belakangan ini mulai berdampak luas, terutama bagi pedagang kecil dan pelaku usaha makanan. Harga yang melonjak hingga 50 persen bahkan lebih membuat biaya kemasan ikut membengkak.

Kondisi ini mendorong banyak orang mencari pengganti plastik yang lebih murah dan tetap praktis digunakan. Selain bisa menekan biaya, alternatif ini juga dinilai lebih ramah lingkungan.

Lalu, apa saja pengganti plastik yang bisa kamu gunakan saat ini? Simak daftar lengkapnya berikut ini.

7 Pengganti Plastik untuk Pedagang agar Lebih Hemat

  1. Daun Pisang

Daun pisang sudah lama digunakan sebagai pembungkus makanan di Indonesia. Selain mudah didapat, bahan ini juga murah dan ramah lingkungan karena mudah terurai.

Baca Juga: Kenapa Harga Plastik Naik? Ini Penyebab Utama yang Bikin Biaya Produksi Melonjak

Banyak pedagang makanan seperti nasi bungkus, lontong, hingga jajanan tradisional mulai kembali menggunakan daun pisang sebagai solusi pengganti plastik.

  1. Kertas Kraft

Kertas kraft menjadi salah satu alternatif yang cukup populer karena tampilannya yang sederhana dan mudah digunakan.

Bahan ini cocok untuk membungkus makanan kering atau sebagai kantong belanja. Selain itu, kertas kraft juga lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik.

  1. Tas Kain

Tas kain atau tote bag menjadi solusi jangka panjang untuk menggantikan kantong plastik sekali pakai.

Meski harga awalnya lebih mahal, tas kain jauh lebih hemat karena bisa digunakan berkali-kali. Penggunaannya juga semakin populer di kalangan masyarakat.

  1. Wadah Plastik Reusable

Menggunakan wadah yang bisa dipakai ulang menjadi pilihan praktis untuk mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.

Kamu bisa menggunakan kotak makan atau wadah berbahan tebal yang tahan lama untuk kebutuhan sehari-hari.

  1. Kemasan Biodegradable

Kemasan biodegradable atau ramah lingkungan kini semakin banyak tersedia di pasaran. Bahan ini bisa terurai secara alami sehingga lebih aman bagi lingkungan.

Meski harganya masih relatif lebih tinggi, penggunaan kemasan ini mulai meningkat seiring kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan.

  1. Plastik Daur Ulang

Di tengah kenaikan harga, beberapa pelaku usaha mulai menggunakan plastik daur ulang sebagai alternatif.

Baca Juga: Pasokan Nafta Terganggu, Harga Produk Plastik Berpotensi Naik?

Selain lebih murah, penggunaan plastik daur ulang juga membantu mengurangi limbah plastik yang ada di lingkungan.

  1. Besek Bambu

Besek bambu sering digunakan untuk kebutuhan acara seperti hajatan atau pembagian makanan.

Selain kuat dan estetik, bahan ini juga ramah lingkungan dan bisa digunakan kembali.

Berbagai pengganti seperti daun pisang, kertas, hingga tas kain bisa menjadi pilihan yang lebih murah dan ramah lingkungan.

Dengan beralih ke alternatif tersebut, kamu tidak hanya bisa menghemat biaya, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mengurangi pencemaran lingkungan.

Baca Juga: Apa Itu Sampah Mikroplastik?

Baca Juga: Kebijakan BMAD dan BMTP Bahan Baku Plastik Bisa Ancam Hilirisasi

FAQ

1. Apa pengganti plastik yang paling murah?

Daun pisang dan kertas menjadi pilihan paling murah dan mudah ditemukan di pasaran.

2. Apakah kemasan ramah lingkungan lebih mahal?

Sebagian memang lebih mahal, tetapi lebih aman bagi lingkungan dan bisa jadi investasi jangka panjang.

3. Apakah tas kain lebih hemat dibanding plastik?

Ya, karena bisa digunakan berulang kali sehingga lebih ekonomis dalam jangka panjang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.