38 Ribu UMKM Terlibat Program MBG, 80 Persen Bahan Baku dari Lokal

AKURAT.CO Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan peran besar pelaku usaha kecil dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terus diperluas di berbagai daerah.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyebut hingga 2026 sebanyak 38.938 UMKM telah terlibat dalam program MBG.
“Sekitar 80 persen kebutuhan bahan baku dalam program ini dipasok oleh UMKM,” kata Riza dalam keterangan resmi di Kabupaten Bandung, Kamis (17/4/2026).
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Dorong UMKM Tingkatkan Literasi Digital di IFBC 2026
Data dari Badan Gizi Nasional tersebut menunjukkan kontribusi signifikan UMKM dalam rantai pasok pangan nasional, khususnya dalam program pemenuhan gizi masyarakat.
Di tingkat lokal, ekosistem UMKM dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandung Cileunyi Cimekar 1 juga mengalami peningkatan. Jumlah pelaku usaha yang terlibat naik dari sekitar 10 UMKM menjadi 50 UMKM.
Peningkatan tersebut terjadi setelah pelaksanaan pilot project perluasan keterlibatan UMKM sejak 15 Mei 2025, yang mencakup pelatihan, pendampingan, hingga business matching.
Selain itu, akses terhadap legalitas usaha, pembiayaan, serta pasar juga diperluas untuk memperkuat kapasitas UMKM dalam memenuhi kebutuhan program MBG.
Baca Juga: UMKM Sumbang 60 Persen PDB, Kemendag Genjot Akses ke Ritel Modern
Riza menambahkan, keterlibatan UMKM tidak hanya berdampak pada penyediaan pangan, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja di tingkat lokal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









