Dapur MBG Direvitalisasi, Penuhi Standar Higiene Nasional

AKURAT.CO Kementerian UMKM memperkuat kualitas layanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui revitalisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan dapur SPPG Bandung Cileunyi Cimekar 1 yang berlokasi di Pondok Pesantren Al-Kasyaf telah memenuhi standar keamanan pangan.
Hal ini ditandai dengan diperolehnya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai standar Badan Gizi Nasional.
Baca Juga: Program MBG Menggerakkan Ekonomi Desa, Rp600 Miliar per Hari Mengalir ke Petani dan Peternak
“Ini menjadi bukti komitmen terhadap pemenuhan keamanan pangan dalam program MBG,” ujar Riza melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/4/2026).
Lebih lanjut Riza menjelaskan bahwa, revitalisasi dapur merupakan bagian dari penguatan ekosistem MBG yang tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada kualitas dan keamanan produksi.
Sejalan dengan itu, pemerintah juga meluncurkan Program FUSION (Food Supply Integration Opportunity Network), hasil kolaborasi Kementerian UMKM dengan Regional Trade for Development yang didukung Australia dan Selandia Baru.
Program ini dirancang untuk memperkuat integrasi UMKM dalam rantai pasok pangan melalui pendampingan intensif dan pendekatan inklusif berbasis GEDSI (Gender Equality, Disability, Social Inclusion).
Baca Juga: MBG Jadi Mesin Ekonomi Baru, Cak Imin: UMKM Tumbuh, Investasi Tembus Rp40 Triliun
Selain aspek produksi, program ini juga mencakup pengolahan limbah makanan dan pengembangan bisnis hijau, guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









