Akurat Logo

Produk Jawa Barat Kantongi Kerja Sama Ekspor ke Belanda Lewat Digital Product Passport

Yosi Winosa | 30 Juni 2026, 20:19 WIB
Produk Jawa Barat Kantongi Kerja Sama Ekspor ke Belanda Lewat Digital Product Passport
Peruri RFID Bloackchain

AKURAT.CO Rempah rempah banyak di ekspor ke luar negeri, tapi apakah mereka tahu bahwa rempah yang mereka beli dipanen dan di produksi dengan transparan.

Pasar global menuntut adanya transparansi, keberlanjutan dan ketertelusuran produk, sehingga pelaku usaha di Jawa Barat harus mampu membuktikan asal-usul dan keaslian produk secara digital.

Pelacakan karbon yang dihasilkan pelaku usaha Java Spices dari Cijeruk Bogor, Jawa Barat dari proses penanaman bibit di lahan organic sampai proses pengemasan menggunakan platform ekspor INA Trading dengan cara menyematkan stiker PERURI RFID Blockchain di setiap kemasan produk rempah.

Baca Juga: Sempat Ditahan Untuk PLN, Kementerian ESDM Buka Kembali Ekspor Batu Bara

Regulasi di Eropa untuk penerapan RFID dan Blockchain di Eropa mulai tahun 2030, maka Digital Product Passport wajib ada disetiap produk yang dikirim ke Eropa, dan INA Trading hadir untuk mempertemukan pelaku usaha dan buyer di seluruh dunia.

"Mereka dapat membeli barang yang sudah di ‘Jamin Ke-ASLI-an' menggunakan PERURI RFID Blockchain dan dipindai menggunakan aplikasi mobile INA Trading,” kata Amiranto Adi Wibowao, CEO PUNDI & INA Trading di acara Seminar & Kurasi PERURI RFID Blockchain di Bandung, Jumat (26/6/2026).

PERURI Smart Card melakukan penghitungan jejak karbon dari lahan organik dengan menggunakan perangkat IoT di tanah organic, truk dan pabrik.

"Semua perangkat IoT yang kami gunakan terhubung dengan platform INA Trading dan PERURI Digital Security untuk implementasi RFID & Blockchain” kata Muchrizal, CEO PERURI Smart Card.

Dari hasil kurasi produk Bandung dan Jawa Barat, tercapai kesepakatan kerjasama antara PUNDI/ INA Trading dengan Polaris dan Java Spices/ Archipelago untuk penggunaan PERURI RFID Blockchain di kemasan botol produk rempah dan di olahan bambu dalam bentuk kursi, meja dan home decor, untuk di ekspor ke Belanda.

Dan juga penjualan produk Jawa Barat di Serbia dan negara Eropa Timur lainnya dan direncanakan akan dikirim dengan kontainer ke Belanda untuk program End of Year Sales 2026 di Eropa dan penjualan di toko, bersama PERURI Smart Card, PERURI Digital Security dan PUNDI / INA Trading.

Tetapi sebelum pengiriman ke Eropa dijelaskan oleh Ginung Pratidina konsultan marketing komunikasi bahwa di setiap negara di Eropa mempunyai karakter strategi komunikasi yang berbeda, sehingga produk dari Jawa Barat harus dapat menyesuaikan, misalnya dengan warna di kemasan dan story telling di konten sosial media.

Sehingga pelaku usaha harus memperbaiki kemasan dan materi promosi sebelum di ekspor ke Eropa.

Disimpulkan pada acara Seminar & Kurasi Digital Product Passport produk Jawa Barat berbasis PERURI RFID Blockchain & INA Trading bahwa pentingnya ketika produk diterima konsumen, RFID yang tertanam pada produk dapat dipindai untuk menampilkan berbagai informasi.

Seperti asal bahan baku, identitas perajin, lokasi produksi, material yang digunakan, jejak karbon, sertifikasi, hingga status keaslian produk yang telah diverifikasi melalui teknologi blockchain.

Sementara itu, Peruri Digital Security menyediakan teknologi tanda tangan digital, smart contract, serta sistem keamanan digital untuk menjaga integritas data produk.

Adapun PUNDI menyediakan infrastruktur blockchain dan platform digital yang memungkinkan seluruh perjalanan produk tercatat secara transparan dan sulit dimanipulasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.