Batik Printing Makin Marak, APPBI Perkuat Edukasi Publik

AKURAT.CO Maraknya produk tekstil bermotif batik yang dipasarkan sebagai batik menjadi perhatian Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI).
Melalui Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026, organisasi tersebut ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai batik asli.
Ketua Umum APPBI, Komarudin Kudiya mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mampu membedakan batik tulis, batik cap maupun batik kombinasi dengan produk printing.
Baca Juga: 168 UMKM Batik Ramaikan Puspa Nuswantara, Target Transaksi Rp20 Miliar
"Kami ingin masyarakat semakin memahami perbedaan batik tulis, batik cap dan batik kombinasi dengan produk printing. Edukasi inilah yang menjadi salah satu misi utama Puspa Nuswantara," ujarnya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, pemahaman tersebut penting karena batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni sekaligus filosofi dalam setiap motifnya.
Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya dapat berbelanja produk batik, tetapi juga mengikuti demonstrasi membatik, seminar, talkshow budaya hingga berdialog langsung dengan para maestro batik dari berbagai daerah.
Oleh sebab itu, lanjut Komarudin, edukasi tetap menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan batik.
Baca Juga: Puspa Nuswantara 2026 Hadir, APPBI Libatkan 100 Tenant Batik
"Edukasi menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan industri batik sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya para perajin," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






