Akurat Logo

Batik Printing Makin Marak, APPBI Perkuat Edukasi Publik

Andi Syafriadi | 8 Juli 2026, 14:34 WIB
Batik Printing Makin Marak, APPBI Perkuat Edukasi Publik
APPBI menjadikan Puspa Nuswantara 2026 sebagai sarana edukasi agar masyarakat memahami perbedaan batik tulis, cap, kombinasi dan printing.

AKURAT.CO Maraknya produk tekstil bermotif batik yang dipasarkan sebagai batik menjadi perhatian Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI).

Melalui Pagelaran Seni Batik Puspa Nuswantara 2026, organisasi tersebut ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai batik asli.

Ketua Umum APPBI, Komarudin Kudiya mengatakan masih banyak masyarakat yang belum mampu membedakan batik tulis, batik cap maupun batik kombinasi dengan produk printing.

Baca Juga: 168 UMKM Batik Ramaikan Puspa Nuswantara, Target Transaksi Rp20 Miliar

"Kami ingin masyarakat semakin memahami perbedaan batik tulis, batik cap dan batik kombinasi dengan produk printing. Edukasi inilah yang menjadi salah satu misi utama Puspa Nuswantara," ujarnya di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, pemahaman tersebut penting karena batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni sekaligus filosofi dalam setiap motifnya.

Selama lima hari penyelenggaraan, pengunjung tidak hanya dapat berbelanja produk batik, tetapi juga mengikuti demonstrasi membatik, seminar, talkshow budaya hingga berdialog langsung dengan para maestro batik dari berbagai daerah.

Oleh sebab itu, lanjut Komarudin, edukasi tetap menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan batik.

Baca Juga: Puspa Nuswantara 2026 Hadir, APPBI Libatkan 100 Tenant Batik

"Edukasi menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan industri batik sekaligus meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya para perajin," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.