Viral Estimasi Keberangkatan Haji Tahun 2100, Warganet: Semoga Umurku Panjang Ya!

AKURAT.CO Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam. Artinya, setiap muslim dihukumi wajib untuk menunaikan ibadah haji, dengan catatan memenuhi berbagai syaratnya.
Di Indonesia sendiri, pemberangkatan haji terbagi dalam tiga kategori, yakni haji Furoda, haji plus atau khusus, dan haji reguler. Haji Furoda biasanya program haji non-kuota atau jemaah yang mendapatkan visa khusus tamu istimewa Kerajaan Arab Saudi. Lalu, haji plus dan haji reguler merupakan program khusus pemerintah, di mana masa tunggu haji plus biasanya lebih cepat dari haji reguler.
Bagi yang memilih jalur haji reguler, estimasi keberangkatannya bisa belasan hingga puluhan tahun. Misalnya, salah satu warganet yang telah mendaftar haji belum lama ini menjadi viral. Sebab, estimasi keberangkatannya harus menunggu hingga 78 tahun.
[askrl] ini abangnya daftar haji tahun lalu, terus estimasi keberangkatannya tahun 2100???????????????????? pic.twitter.com/RBc3paIX41
— Askrlfess (@Askrlfess) October 27, 2022
Postingan pengguna TikTok @nopalqq, yang diunggah ulang oleh akun @Askrlfess di Twitter itu menunjukkan tangkapan layar estimasi keberangkatan haji warganet asal Bontang, Kalimantan Timur, yakni baru bisa berangkat pada tahun 2100 atau 78 tahun lagi. Padahal, diketahui ia telah mendaftar pada tahun 2021.
"Semoga umurku panjang ya. Aamiinn," ungkap @nopalqq.
Tak jauh berbeda dengan @nopalqq, beberapa warganet lainnya di Twitter juga membagikan pengalaman serupa di kolom komentar.
"Nyokap berangkat 2071, trus bilang 'mama harus umur 100 tahun dulu apa wkwkwkwk'," tulis akun @namikuk.
"Kakek sama omku akhirnya meninggal dan gak berangkat haji :') karena masih 10 tahun lagi berangkat nya....," ungkap @buwahahahahahah.
"Jadi gini nder, kata tetanggaku yang kmaren ngerumpi depan rumah setelah daftarin anaknya haji, itu pakai estimasi haji porsi Covid. Kemaren kan dipangkas 50 persen/provinisi. Nanti ada pembaruan lagi setelah kuota hajinya normal.
"Tetep lama emang sekarang nunggunya, tapi gak sampe selama kayak porsi Covid kok (dan semoga gak ada wabah lagi).
"Ini buat pengetahuan yaa. Biar gak ada salah paham lagi. Itu tetanggaku dijelasin langsung sama pihak bank yang ngurus pembayaran hajinya. Jadi di APK MASIH PAKAI PORSI COVID. Oke?" jelas @akunpengepulAU.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





