Zhafira Devi Disebut Lulusan Unika Soegijapranata, Begini Jawaban Kampus

AKURAT.CO, Selebgram Zhafira Devi belum lama ini membuat geger usai membuang mayat bayinya di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 15 Oktober lalu.
Mayat bayi yang dibuang Zhafira Devi ditemukan dalam sebuah tas kresek oleh seorang petugas kebersihan di bandara.
Polisi kemudian menangkap Zhafira pada Kamis (19/10/2023).
Kemudian ada pemberitaan yang menyebutkan bahwa Zhafira merupakan lulusan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata atau Soegijapranata Catholic University (SCU).
Pihak kampus pun kemudian mengoreksi pemberitaan tersebut. Pihak Unika Soegijapranata menggunakan hak jawab atau hak koreksi.
Berikut isi lengkap dari hak jawab pihak kampus Unika Soegijapranata.
Louis Cahyo Kumolo Buntaran, SDs, MM, Ketua Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Soegijapranata Catholic University (SCU) atau Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata yang disebutkan nama institusinya, menerangkan bahwa yang bersangkutan bukan merupakan mahasiswa ataupun lulusan Prodi DKV SCU, sehingga yang bersangkutan tidak menyandang gelar Sarjana Desain Komunikasi Visual.
Bahwa benar ZDL pernah mengikuti perkuliahan namun terhitung sejak 2014/2015 ybs tidak lagi aktif," jelasnya.
"Menganut peraturan Universitas Katolik Soegijapranata yang menyebut bahwa mahasiswa yang tidak aktif selama 2 semester berturut-turut tanpa keterangan yang jelas dianggap mengundurkan diri. Sehingga saat ini ybs bukan lagi mahasiswa DKV SCU dan statusnya dinyatakan drop-out. Kami dari prodi DKV SCU mengklarifikasi bahwa yang bersangkutan bukan lagi mahasiswa ataupun lulusan prodi DKV SCU." ungkap Louis Cahyo.
Walau begitu, tanpa membenarkan tindakan yang dilakukan, SCU turut bersimpati dan menyayangkan kejadian ini.
"Demikian Hak Koreksi kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu," tambahnya.
Akibat perbuatannya, Zhafira Devi Liestiatmaja dihadapkan pada hukuman penjara selama 9 tahun.
Zhafira telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dan pembuangan bayinya sendiri di Bandara Ngurah Rai, Bali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







