Tidak Masuk Akal! Inilah 5 Perayaan Festival Paling Gila Dalam Sejarah Dunia

AKURAT.CO Setiap negara di dunia pasti memiliki satu atau bahkan beberapa acara besar yang biasanya disebut sebagai perayaan atau festival.
Setiap festival biasanya digelar dalam kurun waktu setahun atau beberapa tahun sekali dan merupakan kegiatan yang menarik untuk diikuti.
Namun, untuk menjadikannya sebagai sebuah festival yang menarik, tak jarang sebuah festival digelar dengan sangat aneh dan gila-gila sehingga dapat menjadi ciri khas negara tersebut. Berikut beberapa festival yang cukup unik dan gila. Yuk disimak!
Baca Juga: “Jogja Cultural Wellness Festival 2023” Siap Digelar Sepanjang November 2023
Festival Beltane
Festival Beltane biasa dirayakan oleh suku Viking, suku yang berkembang di Skandinavia, dengan golongan masyarakat yang cenderung pekerja keras dan memiliki hubungan harmonis.
Namun saat perayaan festival Beltane, para pemburu suku Viking akan memilih pasangannya untuk berhubungan intim di pinggir api unggun raksasa yang mereka bangun saat awal acara.
Festival Pidakala War
Sebagai salah satu negara yang kaya akan keragaman kultur dan budaya, India memiliki tradisi yang terbilang cukup unik. Salah satunya adalah festival tahunan bernama Pidakala War atau Perang Pidakala.
Seperti namanya, festival ini dilakukan dengan aksi ‘perang,’ namun, perang yang dimaksud adalah dengan melakukan kegiatan saling melempar kotoran sapi. Melansir dari Unilad, kegiatan tersebut dipercaya sebagai tanda yang mampu membawa kemakmuran dan kesehatan.
Festival Gerewol
Suku Wodaabe merupakan suku asal Nigeria yang cukup tua dan dikenal sering menyelenggarakan festival Gerewol.
Festival ini merupakan tradisi tahunan yang mengharuskan setiap pria menari di depan para wanita dengan menggunakan riasan dan kostum khusus. Dan jika ada wanita yang tertarik, secara otomatis akan menjadi istri mereka meskipun wanita tersebut sudah menjadi istri orang lain.
Baca Juga: Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Galur Bersolek Lewat Festival Budaya
Boryeong Mud Festival
Festival ini merupakan festival tahunan yang selalu digelar saat musim panas di Boryeong, sebuah kota yang terletak sekitar 200 kilometer arah selatan dari Seoul, Korea Selatan.
Boryeong Mud Festival pertama kali digelar pada tahun 1998 dan dalam festival ini semua orang akan melakukan mandi lumpur di sekitaran pantai di Daecheon.
Banyak orang yang percaya bahwa lumpur tersebut mengandung banyak mineral dan sangat bagus untuk kecantikan kulit.
Hadaka Matsuri
Hadaka Matsuri atau Festival Telanjang merupakan festival yang diadakan setiap tahun di Jepang. Meski namanya tekanjang, namun tidak ada ketelanjangan yang dipertontonkan secara detail.
Setiap peserta yang semuanya adalah pria akan mengenakan kain penutup pada bagian intim mereka seperti layaknya menggunakan celana dalam.
Festival ini lebih bersifat keagamaan dan selalu digelar setiap pertengahan bulan Agustus. Dan setiap pria yang mengikuti festival ini akan pergi ke kuil untuk mendapatkan keberuntungan. (Almira Ramadhani)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






