Kenapa Agama Yahudi Dibenci Oleh Allah SWT? Menjadi Pertanyaan Sejak Muncul Perang Israel Vs Palestina!

AKURAT.CO Kaum yang menganut agama Yahudi merupakan sebuah kelompok etnis religius yang menganut agama Yudaisme, yang menjadi salah satu agama samawi tertua di dunia.
Dalam kepercayaan agama Yahudi, mereka percaya bahwa hanya ada satu Tuhan yang telah membuat perjanjian dengan kaumnya.
Kaum Yahudi ini memang menjadi perbincangan masyarakat, sejak pecahnya perang antara Palestina dan Israel, sehingga selalu menjadi pertanyaan kenapa Yahudi dibenci Allah SWT dalam agama Islam.
Orang Muslim percaya bahwa Yahudi adalah kaum yang dimurkai Allah, dan telah ditetapkan hukuman terhadap mereka baik di dunia maupun di akhirat oleh Allah.
Kemurkaan Allah terhadap Yahudi bahkan disebutkan dalam kitab suci Alquran. Tak heran banyak yang mempertanyakan alasan agama tersebut dibenci Allah SWT.
Mengutip berbagai sumber, Rabu (8/11/2023), berikut ini penjelasan lengkap alasan kenapa agama Yahudi dibenci oleh Allah SWT.
Kenapa Agama Yahudi Dibenci Allah SWT?
Dalam karya Isti Kharismawati tentang ayat-ayat Al-Quran yang membahas kemurkaan Allah terhadap kaum Yahudi, menyebut bahwa dasar kemurkaan tersebut diawali dari tindakan durhaka kaum Yahudi terhadap perintah-perintah Allah SWT.
Dikatakan bahwa kemurkaan ini muncul sejak penunjukan Nabi Muhammad SAW sebagai nabi terakhir, sementara itu banyak orang Yahudi yang menganggap diri mereka sebagai 'bangsa pilihan' Allah tidak dapat menerima fakta tersebut.
Al-Quran mencatat banyak hal yang dilakukan kaum Yahudi selama sejarah mereka yang membuat kaum Yahudi dibenci Allah, di antaranya adalah:
1. Mengingkari kebenaran yang ada
Dalam ajaran Islam dan Nabi Muhammad telah diberikan berbagai macam bukti kebenaran oleh Allah melalui para nabi-Nya.
Namun, kaum Yahudi menolak kebenaran itu. Saat diperintahkan untuk beriman kepada Al-Quran, mereka menolaknya dan menjawab bahwa mereka hanya beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya.
Dengan ini, Allah mengumpamakan hati mereka yang telah tuli, buta dan bisu terhadap kebenaran. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:
Baca Juga: 9 Kebiasaan Wanita Yahudi Saat Hamil yang Buat Israel Jadi Negara Maju
“Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah, karena dengki bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.” (QS. Al-Baqarah: 90).
2. Pembunuhan terhadap para nabi
Dalam surah Ali-Imran ayat 112, dijelaskan bahwa orang Yahudi dihina karena mereka menentang firman Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang jelas.
Telah disebutkan dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:
“Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka (berpegang) pada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia. Mereka mendapat murka dari Allah dan (selalu) diliputi kesengsaraan. Yang demikian itu karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi, tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.” (QS. Ali-Imran: 112).
3. Bekerja sama dengan orang kafir dalam kemaksiatan
Mayoritas orang Yahudi berpikiran sederhana dan hanya mencari keuntungan materi. Oleh karena itu, mereka sering bekerja sama dengan orang-orang kafir untuk mendapatkan keuntungan duniawi.
Baca Juga: Al-Quran Tegas Melarang Umat Islam Mengikuti Kaum Yahudi Israel, Alasannya Bikin Iman Tambah Kuat
Sifat orang Yahudi tersebut telah dituangkan dalam Al-Quran:
“Kamu melihat banyak di antara mereka tolong-menolong dengan orang-orang kafir (musyrik). Sungguh, sangat buruk apa yang mereka lakukan untuk diri mereka sendiri, yaitu kemurkaan Allah, dan mereka akan kekal dalam azab.” (QS. Al-Maidah: 80).
4. Menentang perintah Allah SWT
Allah SWT telah mengingatkan kaum Yahudi untuk tidak mengikuti kebiasaan buruk kaum Bani Israil, yang membagkang kepada Allah dan Nabi Musa.
Namun kaum Yahudi tersebut sering mengabaikan perintah Allah, namun mereka senang meminta hal-hal yang sulit bagi nabi mereka untuk dipenuhi. Karena itu, Allah menjadi marah terhadap kaum Yahudi.
“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, "Wahai Musa! Kami tidak tahan hanya (makan) dengan satu macam makanan saja, maka mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia memberi kami apa yang ditumbuhkan bumi, seperti: sayur-mayur, mentimun, bawang putih, kacang adas dan bawang merah." Dia (Musa) menjawab, "Apakah kamu meminta sesuatu yang buruk sebagai ganti dari sesuatu yang baik? Pergilah ke suatu kota, pasti kamu akan memperoleh apa yang kamu minta." Kemudian mereka ditimpa kenistaan dan kemiskinan, dan mereka (kembali) mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar). Yang demikian itu karena mereka durhaka dan melampaui batas.” (Al-Baqarah: 61).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









