Bukti Yaman Jadi Negara Termiskin Di Timur Tengah, Akibat Dilanda Konflik Perang Dengan Arab

AKURAT.CO Hingga saat ini, Yaman merupakan negara termiskin yang ada di Timur Tengah akibat perang yang belum juga usai dengan Arab Saudi selama beberapa dekade terakhir.
Akibat perang tersebut yang belum juga usai, dampak terhadap negara Yaman adalah negaranya menghadapi kemiskinan yang semakin buruk.
Negara Yaman kurang lebih memiliki total jumlah 29 juta penduduk dan tercatat total produk domestik bruto (PDB) Yaman hanya sebesar USD23,49 juta di tahun 2018.
Mengutip berbagai sumber, Senin (13/11/2023), menurut laporan dari United Nations Development Programme (UNDP) menyatakan bahwa Yaman akan menjadi negara termiskin di dunia jika perang terus berlanjut.
Baca Juga: Profil Negara Yaman, Jadi Negara Arab Pertama Yang Membela Palestina Di Saat Dunia Diam
Hal tersebut dapat disebabkan oleh fakta bahwa 79 persen penduduknya akan hidup di bawah garis kemiskinan, dengan 65 persen di antaranya sangat miskin.
Yaman bisa menjadi negara termiskin di Semenanjung Arab, akibat telah mengalami perang sejak tahun 2014.
Hal tersebut dimulai ketika militan Houthi berhasil mengambil alih ibu kota Sana. Selama berbulan-bulan, koalisi yang dipimpin Saudi telah melancarkan serangan bertubi-tubi untuk mendukung pemerintahan Abb-Rabbu Mansour Hadi.
Serangan ini ditujukan kepada aliansi yang dipimpin oleh Iran. Perang tersebut telah membunuh puluhan ribu orang di Yaman, sebagian besar dari mereka adalah masyarakat sipil.
Selain itu, perang telah menyebabkan sebagian besar orang Yaman kelaparan.Ribuan juta orang juga kehilangan tempat tinggal mereka karena perang.
Lebih dari 25 persen penduduk negara Yaman membutuhkan bantuan kepada negara lain karena mereka dilanda konflik perang.
Sebelum ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyatakan bahwa konflik di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk yang pernah terjadi di dunia.
Baca Juga: Siapakah Sosok Yahya Saree? Juru Bicara Kelompok Militer Yaman Yang Umumkan Akan Perangi Israel
Faktor-faktor yang berkaitan dengan perang, berdampak pada kehancuran ekonomi yang telah menyebabkan kehilangan USD89 miliar dari aktivitas ekonomi sejak 2015, sehingga Yaman mengalami peningkatan kemiskininan.
Selain itu, produk domestik bruto per kapita Yaman juga turun dari USD3.577 menjadi USD1.950, tingkat yang belum pernah terlihat di Yaman sejak tahun 1960.
Laporan tersebut mencatat, bahwa negara Yaman sekarang berada di peringkat kedua dunia yang paling tidak setara di dunia dalam hal pendapatan.
Tahun 2020 lalu, ekonomi Yaman menyusut sekitar 8,5 persen, ditambah adanya pandemi Covid-19 juga turut memengaruhi kegiatan bisnis dan ekonomi di sana.
Beberapa komoditas mengalami kelangkaan hingga menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Itulah penjelasan bukti konflik yang melanda negara Yaman hingga terancam menjadi negara termiskin di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








