Akurat
Pemprov Sumsel

Kaesang Ketahuan Sungkem Ke Megawati, Makna Sungkeman Sebagai Tanda Orang Tersebut Takut?

Iim Halimatus Sadiyah | 15 November 2023, 18:25 WIB
Kaesang Ketahuan Sungkem Ke Megawati, Makna Sungkeman Sebagai Tanda Orang Tersebut Takut?

AKURAT.CO Baru-baru ini, viral sebuah video Kaesang Pangarep ketahuan sungkem ke Megawati, sehingga banyak masyarakat yang mempertanyakan makna dari sungkeman tersebut.

Sebenarnya arti sungkem bukan kata yang tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, khususnya untuk masyarakat daerah Jawa karena sudah menjadi tradisi tradisional.

Sungkem yang dilakukan oleh Kaesang ke Megawati berarti sujud sebagai tanda bakti dan hormat kepada orang yang lebih tua, misalnya dilakukan kepada kedua orang tua maupun keluarga.

Baca Juga: Sebelum Resmi Berjaket Hijau, Sandiaga Sungkem Ibunda

Mengutip berbagai sumber, Rabu (15/11/2023), berikut ini penjelasan makna sungkem yang sering disebut di media sosial karena aksi dari Kaesang Pangarep.

Arti Sungkem

Menurut buku Tradisi Sungkeman dan Shopaholic: Masa Sumenep oleh guru-guru SMA Jawa Timur, arti sungkem adalah sujud sebagai cara untuk menunjukkan rasa hormat dan bakti kita kepada orang yang lebih tua.

Sungkem merupakan sikap yang sudah menjadi kebiasaan bagi orang Jawa untuk mengatakan dengan arti sujud, bekti banget, atau sangat berbakti. 

Namun, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), arti sungkem adalah tanda hormat atau bakti.

Sungkem juga dapat digunakan sebagai cara untuk meminta maaf, ampun, atau restu kepada orang yang dihormati. Biasanya dilakukan saat hari raya seperti Idul Fitri dan pernikahan.

Dalam Hari Raya Idul Fitri, sungkem adalah cara ayah dan ibu memaafkan anaknya. Ini adalah harapan dan doa agar setiap orang menjadi lebih baik di masa depan dengan memaafkan satu sama lain, baik untuk kesalahan yang dilakukan secara sengaja maupun tidak. 

Baca Juga: Viral Dan Tuai Pujian! Raffi Ahmad Dan Nagita Slavina Sungkem Ke Sus Rini

Selain itu, sungkem juga merupakan cara anak menunjukkan rasa terima kasih kepada orangtua atas bimbingan dan pelajaran yang mereka berikan dari kecil hingga dewasa.

Sementara di acara pernikaha, sungkem pengantin menunjukkan hormat dan rasa terima kasih atas bimbingan orang tua sampai ke jenjang pernikahan.

Selain itu, pengantin meminta doa restu untuk membangun rumah tangga supaya berkah dan penuh dengan Rahmat Tuhan.

Sejarah Sungkem dalam Tradisi Jawa

Dalam tradisi sungkem Idul Fitri, pertama kali dilakukan oleh Sri Mangkunegara I dan para punggawa berkumpul setelah salat Idul Fitri untuk saling memaafkan dan meminta maaf.

Tradisi ini kemudian tersebar di seluruh masyarakat dan turun menurun dilakukan oleh anak kepada orang tua. 

Biiasanya, orang tua duduk di kursi, sementara anak dan cucu bersimpuh di hadapan mereka, dimulai dari yang paling tua hingga yang paling muda. 

Setelah semua anak dan cucu bersimpuh, seluruh keluarga dapat bertemu dan memohon maaf satu sama lain.

Makna Sungkem

1. Tunjuk rasa terima kasih

Sungkem juga dapat digunakan untuk menunjukkan terima kasih kepada orang tua dengan hormat dan patuh.

2. Rendah hati

Baca Juga: Kaesang Jalani Prosesi Adat Siraman, Sungkem Hingga Digendong Jokowi

Sungkem pertama-tama digunakan oleh masyarakat Jawa untuk mengajarkan kerendahan hati, karena ini merupakan cara untuk menunjukkan gestur merendah dan menyembah orang yang lebih tua.

3. Kesadaran diri

Penting untuk diingat bahwa tradisi sungkem menunjukkan akhlak dan sifat mulia daripada derajat rendah seorang individu.

Selain itu, tujuan utama dari tradisi ini bukan hanya memohon maaf kepada orang lain, tetapi juga untuk menunjukkan penghormatan kepada mereka yang telah memberikan dan mengajarkan banyak pelajaran hidup.

4. Memohon kepada orang tua

Kemudian, sungkem digunakan untuk memohon doa, restu, dan ridho orang tua untuk membantu anak mendapatkan kebaikan, kemaslahatan, keselamatan, dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat.

5. Wujud penyesalan

Terakhir, sungkem berfungsi sebagai ekspresi penyesalan dan permintaan maaf atas semua kesalahan yang pernah dilakukan terhadap orang tua. 

Jadi arti sungkem dan makna yang tepat dalam tradisi masyarakat Jawa yang saat ini viral karena perilaku dari Kaesang, bukan sebagai tanda orang tersebut takut melainkan unjuk rasa hormat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.