Viral Sejumlah Perempuan Geruduk Zara Store Jakarta, Inisiator Singgung Kampanye The Jacket yang Menyerupai Genosida Gaza

AKURAT.CO Sejumlah perempuan pro Palestina baru-baru ini viral di sosial media lantaran menggeruduk Zara Store Pondok Indah Mall (PIM) Jakarta Selatan, Minggu (17/12/2023).
Dalam pantauan video yang beredar, mereka berjalan mengelilingi produk-produk Zara di kawasan Mall Pondok Indah sembari meletakan mayat-mayatan bayi dan tulisan yang menggambarkan kondisi di Palestina.
Inisiator aksi Sarah Azzahra, mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada perusahaan produk fashion tersebut terkait video kampanye The Jacket yang viral beberapa waktu lalu.
"Kegiatan aksi boikot Zara karena postingan kampanye The Jacket beberapa waktu lalu yang sangat menyerupai kondisi genosida di Gaza," kata Sarah, kepada Akurat.co, Selasa (19/12/2023).
Baca Juga: Terbaru, Media Palestina Melaporkan Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel
Tanpa persiapan yang matang, Sarah menyebut aksinya terinspirasi dari pendukung Palestina di luar negeri. Meski demikian ia menyebut sebelum aksi berlangsung beberapa temannya sempat merasa ketakutan dan malu.
"Kita hanya enam orang. Awalnya banyak yang tidak mau hadir karena takut dan malu. Namun karena inspirasi dari luar, kita tetap maju ingin menunjukkan kepada seluruh rakyat Indonesia melalui aksi ini menyuarakan boikot kepada produk-produk pro Zionis," lanjut Sarah menambahkan.
Sesuai pantauan, Sarah dan lima temannya membawa sejumlah mayat-mayatan bayi serta tulisan yang menggambarkan genosida di Gaza Palestina.
"Mayat-mayatan bayi itu kita letakkan di atas baju produk Zara. Sedangkan tulisan yang berisi gambaran genosida di Gaza kami tempelkan di atas baju dan di depan toko," katanya lagi.
Sarah menuturkan ke depan pihaknya akan rutin mengadakan aksi-aksi kecil serupa yang melibatkan banyak orang untuk ikut melakukan aksi juga.
"Sebagai wujud protes atas keadaan yang dialami saudara kita di Gaza, Palestina," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










