Heboh, Kaesang Pangarep Ngaku Kesalahan Masukan Jumlah Dana Kampanye PSI, Netizen Sebut Partai Salah Input

AKURAT.CO Baru-baru ini, tanda pagar (tagar) Partai Salah Input menjadi viral di media sosial X karena dana kampanye Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar Rp180.000 dianggap salah input dana.
Maka dari itu, PSI mulai mendapat julukan baru dari warganet dengan sebutan Partai Salah Input, karena kesalahannya sendiri dalam memasukkan nominal dalam laporan total pengeluaran itu.
Sebelumnya,Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, yang menyatakan bahwa ada kesalahan dalam laporan dana kampanye partainya, sehingga langsung diejek warganet sebagai Partai Salah Input hingga trending di media sosial.
Kaesang mengklaim bahwa biaya kampanye seharusnya mencapai belasan juta rupiah, meskipun Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) mencatat biaya kampanye sebesar Rp180.000.
Baca Juga: Kampanye Bermodal Rp180 ribu, Bawaslu Incar PSI
Selain itu, Kaesang juga menjelaskan bahwa angka tersebut akan direvisi oleh bendahara umum PSI.
Salah satu akun @bobby_risakotta di media sosial X, menanggapi berita Kaesang soal laporan awal dana kamapnye PSI yang disebut salah input.
“Sejak dipimpin bocah(Kaesang), Partai Salah Input dibikin kayak mainan dengan gimik caper(cari perhatian) yang receh biar menarik perhatian,” tulis Yacobus Bobby Risakotta, dikutip cuitan @bobby_risakotta, Jumat (12/1/2024).
Baca Juga: Bawaslu Jakbar Panggil PSI Buntut Baliho Caleg Timpa Pengendara Motor
Bobby juga mengatakan bahwa PSI dahulu sangat kuat dengan angka laporan yang detail, namun sekarang justru salah input.
“Dulu garang sama angka-angka, protes APBD DKI sampai detail, lem aibon juga kebongkar, sekarang urusan angka-angka malah salah input, enggak logis,” tambahnya.
Dari Cuitan Bobby Risakotta tersebut mengundang perhatian warganet dan banyak yang setuju dengan pendapatnya.
“Partai Salah Input,” tulis @Yarexxxx.
“Betul sekali, dulu mereka sangat teliti soal anggaran DKI,” balas @mbelinksaxxx.
“Hahaha Partai Salah Input (PSI),” tulis @kri_tikxxx.
“Sekelas partai yang katanya mau ke Senayan masukin data aja salah input, slebor banget, tapi enggak kaget sih..” balas @Humaira_balqxxx.
“Bagaimana mungkin salah input data, padahal laporan itu dibubuhi tanda tangan ketua sebelum diserahkan ke KPU. Aneh aja sih PSI menggaungkan berantas korupsi, tapi laporan dana kampanye aja tidak jujur,” tulis @pasbonxxx.
Itulah beberapa tanggapan netizen dari cuitan yang diunggah Bobby Risakotta, ditambah sebutan baru PSI sebagai Partai Salah Input.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









