Apa Arti Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti? Istilah Jawa yang Disebut Anies Saat Penutupan Debat Kelima Pilpres 2024

AKURAT.CO Dalam penutupan debat terakhir capres, Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan mengungkapan bahasa Jawa "Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti".
Anies Baswedan juga menjelaskan bahwa makna dari ungkapan "Suro Diro Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti" adalah bahwa kebaikan akan mengalahkan segala kemarahan dan kemurkaan.
"Kami tidak akan melawan dengan kebencian atau ketidaksukaan. Semangat kami adalah suro diro jayaningrat lebur dening pangastuti," tambahnya.
Dalam closing statementnya, Anies Baswedan menekankan pentingnya cinta kasih dan welas asih dalam perjuangannya, menegaskan bahwa perlawanan terhadap ketidaksetaraan tidak akan dipenuhi dengan kebencian.
“Sehingga itu kami dalam berjuang mengalami betul cinta kasih, welas asih, ketulusan menjadi bagian dari perjuangan ini,” ungkap Anies
Selain itu, Anies juga mengutip bagian dari Surah Ali-Imran ayat 26 Al-Quran, menjelaskan bahwa Tuhan memiliki kuasa memberikan dan mencabut sesuatu dari umat-Nya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada aparatur sipil negara, kepolisian, dan TNI atas jasanya kepada negara, serta berjanji untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi mereka.
Di sisi lain, Debat kelima ini fokus pada tema Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi,
Debat pamungkas tersebut terdiri atas enam segmen dan dipandu oleh dua moderator dari jurnalis TV One, Andromeda Mercury dan Dwi Anggia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










