Viral Bocah Kelas 3 SMP dan 1 SMA Nikah dengan Usia Kandungan 20 Minggu, Pengantin Cowok Rela Pindah Agama?

AKURAT.CO Belakangan ini, viral cuitan di media sosial Twitter (X) yang menyebut bahwa bocah kelas 3 SMP dan 1 SMA harus nikah karena mengandung bayi usia 20 minggu.
Melihat cuitan tersebut, tentu saja membuat warganet terkejut dan heboh karena pernikahan tersebut dilakukan oleh bocah kelas 3 SMP dan 1 SMA, namun harus duah menjadi orang tua.
Dikutip dari cuitan @arungiromansa, Jumat (9/2/2024), menjelaskan bahwa bocah kelas 3 SMP dan 1 SMA tersebut salah satunya adalah adik laki-lakinya, yang harus menanggung perbuatannya.
Bukan hanya menikah dan menanggung kandungan anaknya di perut pacarnya, namun adik laki-lakinya itu juga harus pindah agama Islam.
“Malam ini, adik gue sah masuk islam dan dinikahkan secara islam dengan pacarnya yang ia hamili. Jangan tanya seberapa hancurnya nyokap dan gue, tapi itulah jalan yang terbaik untuk mereka. Gue cuman gabisa bayangin bocah kelas 3 SMP dan 1 SMA beberapa bulan lagi akan menjadi orang tua, dan sekarang usia kandungannya sudah masuk 20 minggu,” tulisnya.
Cuitan akun tersebut langsung jadi sorotan publik karena dibuat terkejut dengan pernikahan dua bocah yang masih bersekolah haru menjadi orang tua.
Tak jarang dari warganet yang merasa iba, ditambah dengan pihak laki-laki yang berkorban untuk pindah agama agar bisa menikah dengan perempuan yang dihamilinya.
“Ini serius harus sampai pindah agama? What a shame! Ini bakal beda kejadiannya kalau cewek yang dihamilin Kristen dan cowok yang hamilin Muslim. Ceweknya pasti yang bakal diminta pindah agama ke Muslim,” balas @700xxxx.
“Sedih banget baca kelas 3 SMP dan kelas 1 SMA udah mau jadi orang tua, semoga mental mereka siap jadi orang tua dan gak kalah sama ego yang lagi naik,” tulis @popalopxxx.
“Mau marah sebenarnya, tapi tetap semangat kamu sebagai kakaknya yang nder,” tulis @icanxxx.
Kakak dari adik laki-lakinya yang pindah agama Islam dan harus menjadi bapak dari anaknya tersebut mengungkap rasa sedihnya karena sudah tidak bisa dekat lagi.
“Sedih bangettt, ternyata natal kemarin adalah our last year untuk ngerayain bareng as a christian dek, kamu udah gabisa gereja n pelayanan lagi, pulang sekolah kamu udah gabisa kelayapan lagi dan ngumpul sama teman karena udah ada istri di rumah yang harus kamu pikirin. Kamu jaga kesehatan fisik dan mentalnya,” tulis sang kakak.
Viralnya cuitan bocah kelas 3 SMP dan 1 SMA melakukan pernikahan dini tersebut justru mengundang rasa prihatin warganet kepada keluarga yang kena
dampaknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









