Akurat
Pemprov Sumsel

Nikita Mirzani Ungkap Film Dirty Vote Termasuk Black Campaign Versi Akademis, Netizen: Masa Tenang Malah Panik Kerja Kelompok!

Shalli Syartiqa | 12 Februari 2024, 16:40 WIB
Nikita Mirzani Ungkap Film Dirty Vote Termasuk Black Campaign Versi Akademis, Netizen: Masa Tenang Malah Panik Kerja Kelompok!

AKURAT.CO Artis yang terkenal kontroversialnya, Nikita Mirzani, menanggapi rilisnya film Dirty Vote yang kini viral jadi perbincangan di media sosial.

Sebagai informasi, film Dirty Vote mengisahkan tentang intervensi elit politik dalam upaya memenangkan Pemilu 2024.

Dengan demikian, Nikita Mirzani menyinggung 3 ahli tata hukum negara yang membintangi film Dirty Vote karena diketahui pernah menjadi tim reformasi hukum Mahfud MD pada 2023.

"Film dokumenter yang dibintangi 'Bivtri Susanti, Feri Amsari, Zainal Arifin Mochtar'. FYI: Mereka bertiga pernah menjadi tim percepatan reformasi hukum MAHFUD MD yang mana didasarkan Nomor 63 Tahun 2023 tentang tim percepatan reformasi hukum yang ditandatangani oleh Mahfud Md pada 23 Mei 2023," beber Nikita Mirzani dalam ungggahan Instagram pribadinya @nikitamirzanimawardi_172.

Menurut Nikita Mirzani, di balik film dokumenter Dirty Vote dibuat oleh kader simpatisan paslon 01 dan 03 karena hampir keseluruhan cerita di film tersebut tidak membahas paslon 01 alias Anies Baswedan dan Cak Imin.

Nikita juga mengungkapkan bahwa film tersebut bisa merusak sistem demokrasi dan Pemilu 2024.

"Selama film tersebut diperankan, soal 31 ribu surat suara yang tidak dilibatkan dalam film dokumenter tersebut. Bahkan 'yang katanya dari KPU klarifikasi ada kelalaian dan ketidakcermatan' di sini APAKAH TIDAK MERUSAK PEMILU 2024 DAN SISTEM DEMOKRASI," ungkap Nikita.

Berkaca dengan isi film Dirty Vote, Nikita Mirzani juga mengungkapkan jika terdapat cuplikan yang membahas 4 jari yang diartikan sebagai bentuk koalisi antara 2 pasangan capres dan cawapres jika terjadi 2 putaran di Pemilu 2024.

Baca Juga: Jejak Karir dan Profil Zainal Arifin Mochtar, Ahli Tata Hukum Negara yang Jadi Pemeran Film Dirty Vote

Tak hanya itu, nikita juga menyinggung tentang salah satu cawapres yang diduga Cak Imin, yang mencuitkan film Dirty Vote di X saat sudah masuk masa tenang Pemilu.

"Bahkan salah satu cawapres mentwit tentang film tersebut di Twitter, bukankah 11-13 Februari 2024 merupakan masa tenang pemilu 2024. Lantas kenapa masih menyertakan diri??" tulis Nikita.

"It's oke film tersebut mengedukasi rakyat tentang hukum di negeri ini, namun di satu sisi mulai dari opening saja sudah menyudutkan salah satu paslon dan ditayangkan saat MASA TENANG PEMILU 2024," sambungnya.

Selain itu, ibu dari Lolly ini juga berpendapat bahwa film Dirty Vote merupakan black campaign yang dikemas secara versi akademis.

Bahkan artis yang sering membintangi film horor ini semakin yakin jika paslon 02 Prabowo-Gibran sedang difitnah dan didzalimi.

"Jika film ini dibuat berimbang, film ini adalah film yang bagus.
Pembuatan film ini kemungkinan kader / simpatisan 01 & 03. Karena hampir tidak membahas 01.
Hampir seluruh film ini membahas kecurangan pemerintahan dan 02.
Film Dirty Vote itu adalah black campaign versi akademis, bayangkan pemilu belum dimulai sudah menuduh curang dan arahan tuduhan selalu ke Pak Jokowi & paslon no 2.
Film ini makin membuat saya yakin, bahwa 02 saat ini sedang di fitnah, dianiaya dan di dzalimi..." tulis Nikita Mirzani dalam keterangan postingannya.

Menanggapi unggahan Nikita, tak sedikit warganet yang turut sependapat dengannya.

"01 dan 03 selain memfitnah kelebihannya apa lg sih?" tulis @rhein***

"Bisa bisanya masa tenang masih ngebom wkwkwk panik banget sampe kerja kelompok ????" komentar @wiw***

"Black campaign berkedok film dokumenter ????✌????" ungkap @renl**

"Lagi masa tenang tapi sebelah tegang," tulis @ain***

 
 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.