Anak Artis Diduga Lakukan Perundungan di Sekolah Internasional dengan Menyundut Rokok, Netizen: Tempat Anak Orang Kaya Ada Bullying Juga?

AKURAT.CO Belakangan ini, salah satu anak artis diduga lakukan perundungan di Sekolah Internasional jadi sorotan publik karena membuat korban masuk rumah sakit.
Akun media sosial Twitter (X) @BosPurwa mengungkap dugaan perundungan anak artis di Sekolah Internasional, serta kronologi yang telah dibongkar oleh Ibu dari korban perundungan.
Bukan kasus bullying biasa, karena korban perundungan di Sekolah Internasional tersebut disundut rokok hingga kulitnya terbakar oleh belasan geng senior yang isinya diduga anak-anak pesohor.
“Gue dapat info, ada perundungan di Sekolah Internasional Kawasan Serpong, seorang anak dipukuli sama belasan seniornya hingga masuk rumah sakit, mereka anak-anak pesohor, dan ngerinya lagi sampai disundut rokok!" katanya.
Dugaan tersebut telah membuat media sosial heboh dan menduga-duga pelaku hingga kronologi lengkapnya yang membuat korban bisa terluka dan masuk rumah sakit.
Kronologi bullying diawali dengan adanya geng yang dinamakan Geng Tai (GT) dan sudah ada sampai sembilan generasi di Sekolah Internasional Kawasan Serpong.
Geng yang biasanya kumpul di sebuah warung yang bernama Warung Ibu Gaul (WIG) tersebut, terdiri atas siswa kelas 12 yang juga mengendalikan dan merekrut anggota baru yang ingin masuk ke geng tersebut.
Baca Juga: Ada Dugaan Bullying di Sekolah Internasional Kawasan Serpong, Pelaku Disebut Anak Artis, Siapa Dia?
Diketahui siswa yang berhasil bergabung dengan Geng Tai akan mendapatkan berbagai keuntungan seperti uang dan akses parkir yang dekat dengan sekolah.
Warganet menduga bukan hanya pelaku yang bersalah, melainkan korban yang menjadi biang kerok adalah anak pejabat.
“Anak-anak itu salah satunya kalau gak salah anaknya artis V****nt R***pies namanya L*****s R****** anak kelas 12 di B**** School Serpong, mereka menghabisi anak itu tanpa ampun sampai kulitnya terbakar disundut rokok dan tidak hanya itu dipukul pakai kayu ramai-ramai,” tulis @ErikEstxxxxxxxx.
“Yang dipukuli emang biang kerok, anak pejabat, pernah gak naik kelas dan memang dari awal nyari gara-gara sampai menghina salah satu ibunya,” tulis @gumminuxxxx.
Sebagian warganet menyayangkan kejadian perundungan di Sekolah Internasional tersebut, karena mengira sekolah anak orang kaya tidak ada bullying.
“Anak orkay(orang kaya) kalau nge-bully gitu gabut apa gimana deh, kasihan banget korbannya, semoga dapat karma buat pembully entah itu anak artis atau bukan,” tulis @kixxx.
“Lah B**** kan sekolah anak orang kaya ya, masih ada bullying begitu juga?” balas @komutxxxx.
“Sekolah bagus gak menjamin gak ada pembullyan ya,” tulis @akusukabublexxx.
“Lagi-lagi bullying dikalangan anak orkay, gue kira kalau jadi anak orkay bakal kalem tenang, eh ini malah kayak anak se***,” tulis @hrlyxxx.
Itulah beberapa tanggapan warganet yang menduga-duga kasus perundungan di Sekolah Internasional Kawasan Serpong.
Mulai dari dugaan korban disebut anak pejabat hingga pelakunya adalah anak artis yang diduga menjadi anggota geng bullying dengan melakukan aksi kekerasan.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan langsung dari pelaku ataupun pihak Sekolah Internasional yang menjadi dugaan warganet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








