Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Aksi Goyang Ngebor 3 Remaja Perempuan di Panggung Wisuda Madrasah Pasuruan, Kemenag Turun Tangan ke TKP

Shalli Syartiqa | 8 Maret 2024, 19:49 WIB
VIRAL Aksi Goyang Ngebor 3 Remaja Perempuan di Panggung Wisuda Madrasah Pasuruan, Kemenag Turun Tangan ke TKP

AKURAT.CO Viral di media sosial video remaja perempuan goyang ngebor di panggung wisuda madrasah.

Dalam rekaman berdurasi 29 detik tersebut, terlihat tiga remaja yang mengenakan celana putih dan baju biru sedang menari di atas panggung acara Madrasah Diniyah, Desa Tondosuro, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pada acara Haflatul Imtihan atau perayaan syukur setelah ujian di Madrasah Diniyah perempuan tersebut, ketiga remaja perempuan itu terlihat menampilkan goyangan dengan gerakan yang cukup sensual.

Video tersebut pun diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah.

"Waktu dan tempat dipersilahkan," tulis keterangan unggahan akun tersebut.

Di sisi lain, tanggal aksi remaja perempuan goyang ngebor belum diketahui pasti.

Namun, video tersebut telah mulai beredar di media sosial, sejak Kamis (7/3/2024).

Aksi tersebut justru menjadi perhatian banyak orang dan mendapat sorakan dari penonton.

Penampilan remaja di bawah umur tersebut sama sekali tidak mencerminkan aspek edukatif sebagaimana seharusnya bagi pelajar di lingkungan madrasah.

Tentu saja, video viral ini memicu berbagai komentar negatif dari para warganet yang sangat mengecam aksi goyangan ngebor ketiga remaja tersebut.

"Parah bgt ini mah, gak pantas seklai, harusnya dicek dlu mereka bakal nari apa? Apakah layak buat ditampilkan atau enggak," ungkap akun @sitinur***.

Selain itu, beberapa warganet lainnya juga merasa bingung dengan kebijakan sekolah yang memperbolehkan siswa-siswanya untuk melakukan tindakan tersebut.

"Sekolah umum pun harusnya tidak boleh ada goyang sensual seperti itu. Karna masih dibawah umur," tulis akun @edysuswa***.

"Sekolah manapun jg tidak boleh goyang seperti itu. Astaghfirullah. Lebih pening lg nengok org tua dan guru guru mereka. Kok bisa ngizinin," ungkap @cherry***.

"Jangankan di madrasah, walaupun diluarpun kalo untuk jogetan begini jg bukan umurnya sih," tulis akun @noushaf***.

"Makin kesini makin makin , pihak sekolah yg paling bertanggung jawab seharusnya, utk tampil membuka jilbab aja harusnya gak diperbolehkan selama masih diruang lingkup madrasah nya apalagi dengan goyangan begitu na'udzubillahimindzalik," komentar akun @annazai***.

 

Menanggapi hal yang sedang ramai itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan akan mengecek aksi ketiga ABG yang tampil di madrasah tersebut.

"Acara berlangsung seminggu yang lalu di Madrasah Diniyah Miftahul Ulum, Desa Tundosoro, Kejayan," jelas Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Pasuruan Bahrul Ulum.

Bahrul menyatakan bahwa tim dari pihaknya telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita turunkan tim, dipimpin Kasi PD Pontren untuk klarifikasi dan pembinaan terkait kejadian itu sehingga diharapkan ke depan tidak terulang lagi," ungkapnya.


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.