Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Kasus Korupsi Crazy Rich Helena Lim, Bisnis Bukan Hanya Sekadar Untung Tapi Juga Harus Punya Empati

Annisa Fadhilah | 21 Maret 2024, 10:11 WIB
Viral Kasus Korupsi Crazy Rich Helena Lim, Bisnis Bukan Hanya Sekadar Untung Tapi Juga Harus Punya Empati

 

AKURAT.CO Helena Limseorang figur terkemuka di Pantai Indah Kapuk (PIK), kini menjadi pusat perhatian dan pembicaraan publik karena tersangkut dalam kasus dugaan korupsi terkait izin tambang timah.

Baca Juga: Ombudsman DKI Endus Keterlibatan Pegawai Puskesmas dalam Kasus Crazy Rich Helena Lim

Informasi tersebut terungkap setelah Kejaksaan Agung menyita sejumlah barang mewah miliknya, di antaranya bukti elektronik, dokumen terkait, serta uang tunai senilai Rp10 miliar dan SGD2 juta setara dengan Rp23,4 miliar (dengan asumsi kurs Rp 11.700/SG$), yang diduga terkait dengan atau hasil dari kegiatan kriminal.

Kita sering mendengar istilah Business Is Business...

Tapi pernahkah kamu berpikir, untuk apa kita berbisnis jika tidak bisa membantu orang atau memberi manfaat pada orang lain.

Jika dengan alasan BISNIS kalian mudah mengabaikan hak orang lain, mengabaikan empati dan rasa kemanusiaan ORANG LAIN dan orang yang bekerja bersama kalian?

Ketika kita mengambil hak orang lain demi keuntungan pribadi.

Baca Juga: Riset Ungkap Manisnya Bisnis Ecommerce Saat Ramadan

Jika sebuah bisnis hanya melulu tentang UANG & KEUNTUNGAN.

Pernahkah kalian baik pada seseorang bukan karena ingin dapat timbal balik tapi karena kalian tulus pada mereka??

Pernahkah kalian baik pada seseorang bukan karena ingin dapat untung tapi karena kalian sayang pada mereka??

Jangan hanya karena UNTUNG lalu kalian mengabaikan EMPATI & RASA KEMANUSIAAN.

Bisnis tidak melulu hanya tentang UANG, KASIH SAYANG dalam berbisnis perlu ditumbuhkan, itulah yang disebut kebijaksanaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.