Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Jemaah Haji Indonesia Teriak Minta Uang Sambil Menepuk-nepuk Kakbah: Ya Allah Minta Duit!

Shalli Syartiqa | 20 Juni 2024, 22:36 WIB
VIRAL Jemaah Haji Indonesia Teriak Minta Uang Sambil Menepuk-nepuk Kakbah: Ya Allah Minta Duit!

AKURAT.CO Baru-baru ini viral di media sosial seorang jemaah haji asal Indonesia yang berulah saat berada di Tanah Suci tepatnya di depan kakbah.

Jemaah laki-laki tersebut terlihat menepuk-nepuk kakbah sambil berteriak meminta uang.

Video tersebut menarik perhatian warganet dan diunggah Instagram @infookutiimur, pada (17/6/2024).

Dalam keterangan video, aksi tersebut diduga meniru perilaku jemaah haji dari Afrika.

"Karena viralnya orang Afrika minta fulus (uang), akhirnya ditiru oleh orang Indonesia yang meminta uang di Ka'bah," bunyi keterangan unggahan tersebut.

Baca Juga: Wapres: Cabut Bansos jika Digunakan untuk Judi

Dalam video tersebut, tampak para jemaah haji sedang menjalani ibadah di depan Ka'bah.

Diduga, mereka hendak melaksanakan ibadah tawaf.

Namun, yang menjadi sorotan adalah seorang pria berbaju ihram yang berdiri paling tinggi dan terlihat memukulkan telapak tangannya ke Ka'bah berulang kali.

Tak hanya itu, pria yang identitasnya belum diketahui ini juga berteriak meminta uang.

Baca Juga: Givaudan Luncurkan Platform Kreasi Wewangian Pertama di Indonesia

"Ya Allah minta duit, Ya Allah, minta duit, Ya Allah," mohonnya.

Sebab ulahnya, aksi tersebut ternyata menarik perhatian jemaah haji Indonesia lainnya.

Seorang jemaah wanita bahkan meminta pria tersebut untuk turun.

"Turun, turun," pinta jemaah yang lain.

Terdapat beberapa tanggapan warganet terhadap ulah jemaah haji Indonesia yang kini heboh beredar luas di sosial media.

"Menukar akhirat dengan dunia," tulis @qwaydo***.

"Cerminan dari apa yg dilakukan sebelum berangkat haji," komentar @piul***.

"Ah ntahlah, banyak x tingkah manusia. Syukur bisa berhaji," tulis akun @alfi_chani**.

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.