VIRAL Penonton Ricuh Bakar Panggung Lentera Festival di Tangerang Gegara Artis Tak Tampil, Begini Kronologinya

AKURAT.CO Viral di media sosial rekaman penonton Lentera Festival mengamuk dan membakar peralatan serta panggung konser di Lapangan Sepak Bola Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Para penonton konser merasa kecewa dengan panitia Lentera Festival karena tidak menghadirkan bintang tamu sesuai dengan yang tercantum di flyer yang telah disebarkan.
Penonton Lentera Festival yang sudah membayar tiket seharga Rp115 ribu merasa tertipu karena tidak dapat menyaksikan penampilan Feel Koplo, Guyon Waton dan NDX AKA sebagaimana yang dijanjikan.
Kronologi Kericuhan Lentera Festival
Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu Nuryandi, menjelaskan bahwa kericuhan di Lentera Festival bermula saat konser musik yang seharusnya dimulai pukul 19.00 WIB.
Baca Juga: Mantan Dirut Pertamina Karen Agustiawan Jalani Sidang Putusan dalam Kasus Korupsi Pengadaan LNG
Pintu masuk area konser sudah dibuka sejak sore dan dipenuhi ratusan penonton yang telah membeli tiket.
Namun, hingga pukul 19.15 WIB, acara belum juga dimulai. Panggung terlihat gelap dan sepi, tanpa ada pembawa acara yang muncul.
Lebih lanjut, penonton yang mulai tidak sabar mulai menyerukan agar acara segera dimulai yang akhirnya menyebabkan keributan.
Setelah 15 menit berlalu, tetap tidak ada panitia yang muncul untuk membuka konser tersebut.
"Sampai pukul 19.00 WIB hingga 19.30 WIB, situasi mulai tidak terkendali karena merasa kecewa kepada penyelanggara konser tersebut," beber Nuryandi.
Lalu, penonton mulai merasa kesal dan melampiaskan kekecewaannya, yang akhirnya memicu kericuhan yang tak dapat dihindari.
Baca Juga: 4 Sumber Kekayaan Beby Tsabina, Artis Cantik yang Dipersunting Anggota DPR RI
Kekecewaan penonton mencapai puncaknya, terutama karena mereka telah membayar Rp115 ribu untuk tiket.
Akibatnya, penonton melampiaskan emosi mereka dengan merusak beberapa alat pengeras suara.
Panggung dan pagar juga menjadi sasaran amukan penonton yang merusaknya.
Sebagian bahkan membakar beberapa alat sound system sebagai protes atas pembatalan konser secara sepihak.
Bahkan di video yang beredar luas terlihat beberapa penonton juga membawa pagar festival tersebut.
Ketika kericuhan terjadi, tidak ada satu pun anggota panitia yang terlihat di tempat kejadian (TKP).
Sementara itu, Nuryandi juga mengungkap bahwa pihaknya menyatakan sedang mengejar panitia penyelenggara festival musik tersebut.
"Untuk panitia lagi kami cari untuk bertanggung jawab, jadi panitia kami cari karena enggak ada di lokasi semuanya saat kejadian," pungkas Nuryandi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









