Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Maskapai Batik Air Abaikan Penumpang Difabel: Sampai ke Pintu Pesawat dengan Cara Ngesot di Lantai!

Shalli Syartiqa | 24 Juni 2024, 14:41 WIB
Viral Maskapai Batik Air Abaikan Penumpang Difabel: Sampai ke Pintu Pesawat dengan Cara Ngesot di Lantai!

AKURAT.CO Ramai salah satu penumpang kembali mengeluhkan layanan maskapai penerbangan di Indonesia, kali ini terkait perlakuan tidak manusiawi yang dialami seorang penumpang difabel oleh Maskapai Batik Air.

Keluhan tersebut diungkapkan oleh pelanggan Batik Air dengan akun @makkij melalui laman media sosial Reddit.

Kejadian ini yang dialami penumpang difabel Batik Air yang bernama Matthew James itu terjadi pada tanggal 19 Juni 2024.

"Aku mau cerita pengalaman paling memalukan yang pernah aku alami. Aku orang difabel yang naik Batik Air ke Australia," ungkap Matthew, dikutip akun X @soundofyogi pada Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Gara-gara Amandemen UUD, Bamsoet Kena Teguran Tertulis dari MKD

Kejadian bermula ketika proses check-in dan sampai di pintu keberangkatan, gate yang seharusnya digunakan penumpang tersebut dipindahkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Tak lama kemudian, Batik Air menghubungi penumpang melalui WhatsApp, menanyakan posisinya dan meminta segera menuju gate yang berbeda atau menghadapi risiko ketinggalan penerbangan.

Keadaan semakin buruk ketika Matthew naik ke dalam pesawat dan mengalami gerakan tak terkendali pada lengan yang menyebabkan barang-barangnya jatuh.

"Saat aku naik pesawat, lenganku gerak-gerak sendiri dan barang-barangku jatuh. Ternyata itu bukan hanya karena berlari, tapi itu anxiety," ungkap Matthew.

Lalu, ia juga berusaha meminta bantuan petugas kabin untuk mengambil obat.

Setelah mengonsumsi obat, ia merasa lebih tenang namun juga merasa lelah.

Kemudian, ketika hendak turun dari pesawat, Matthew kembali meminta bantuan untuk disediakan kursi roda karena tidak mampu berjalan sendiri.

Namun, Batik Air memberi alasan bahwa kursi roda hanya dapat disediakan jika telah direservasi sebelumnya.

Bagi Matthew, hal itu merupakan suatu alasan yang dinilai sebagai upaya menghindari tanggung jawab.

Ketika mengetahui bahwa Batik Air menolak untuk menyediakan kursi roda, pemilik akun @makkij merasa kehilangan harapan.

"Tapi saat kami datang di Australia, semua penumpang kecuali aku turun, petugasnya bilang tidak ada kursi roda tersedia," tambahnya.

Bahkan, ketika dipaksa untuk turun tanpa bantuan sama sekali, dihadapkan dengan kehadiran enam awak kabin yang hanya menonton tanpa memberikan bantuan.

Baca Juga: PPDB Jabar 2024 Tahap 2 Resmi Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftar dan Persyaratannya

Keadaan semakin memburuk ketika tubuh penumpang tersebut diseret di lantai pesawat, di mana celana mereka terlepas karena harus merangkak di lantai dan hal yang dialaminya menjadi bahan tontonan oleh Batik Air.

"Aku sampe pintu pesawat sendiri, dengan cara NGESOT DI LANTAI pesawat, lalu petugas bandara sampe dengan kursi roda. Aku naik kursi," tambah Matthew.

Keadaan yang lebih menyedihkan, Matthew James dibiarkan sendirian di depan terminal oleh petugas bandara.

Kendati demikian, saat ini Batik Air belum memberikan tanggapan terhadap tuduhan perlakuan tidak manusiawi terhadap penumpang difabel ini.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.