Akurat
Pemprov Sumsel

6 Fakta Mengejutkan Influencer Meita Irianty, Mulai dari Lakukan Penganiayaan Anak hingga Palsukan Gelar

Rahmat Ghafur | 1 Agustus 2024, 18:53 WIB
6 Fakta Mengejutkan Influencer Meita Irianty, Mulai dari Lakukan Penganiayaan Anak hingga Palsukan Gelar

AKURAT.CO Fakta mengejutkan influencer Meita Irianty yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Anak balita di Wensen School Indonesia.

Fakta-fakta terkait Meita Iriananty ini mulai terungkap satu per satu setelah sejumlah netizen mencari informasi tentang influncer tersebut.

Baca Juga: Nama Baik Tercoreng, Meita Irianty Ketahuan Palsukan Gelar

Tentu saja, netizen geram dengan Tindakan yang dilakukan Meita Irianty karena tega melakukan penganiayaan terhadap Anak balita, sehingga netizen mulai membongkar fakta personal Meita Irianty.

Mengutip dari berbagi sumber pada Kamis (1/8/2024), berikut ini enam fakta mengejutkan influencer Meita Irianty yang wajib diketahui masyarakat.

1. Meita Irianty diduga lakukan penganiayaan terhadap sejumlah anak kecil

Menurut laporan yang diterima oleh polisi, ada dua anak yang menjadi korban penganiayaan oleh Meita Irianty yaitu berinisial MK (2) dan HW (9 bulan).

"Total korban sampai saat ini ada dua pelapor, inisial yang pertama MK (2 tahun) dan yang kedua HW (9 bulan)," kata Arya kepada wartawan saat jumpa pers di Mapolres Metro Depok, Kamis (1/8/2024).

Di sisi lain, Meita diduga melakukan penganiayaan terhadap sejumlah anak kecil. Namun, mungkin saja orang tua mereka belum berani melapor.

2. Meita tidak memanusiakan para pekerja daycare

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Meita diketahui tidak memanusiakan para pekerja daycare Wensen School Indonesia. 

Pasalnya, influencer tersebut diketahui hanya membayar gaji sebesar Rp 250 ribu/minggu. 

Selain itu, para pekerja dipaksa untuk melakukan pekerjaan yang tidak sesuai jobdesknya, mulai dari membersihkan kulkas hingga mencuci gorden.

Bahkan, para pekerja daycare diketahui belum menerima gaji hingga 6 bulan terakhir.

3. Memalsukan gelar sarjana

Di samping kasus penganiayaan tersebut, Meita Irianty ternyata ketahuan memalsukan gelar sarjana yang ia cantumkan dalam berbagai media sosialnya.

Informasi tentang pemalsuan gelar ini pertama kali terungkap ketika ia mencantumkan gelar sarjana ekonomi (S.E) dan sarjana farmasi (S.Farm) dalam salah satu keterangan pada video yang diposting di media sosial resmi Daycare Wensen School Indonesia.

4. Sangat manipulatif ke rekan kerja

Meita Irianty dikenal sebagai sosok yang manipulatif menurut beberapa kesaksian dari mantan rekan kerja di kantor lamanya.

Ia sering memanfaatkan orang lain untuk kepentingannya sendiri dan memperlakukan karyawan dengan cara yang sama semena-mena. 

5. Sering melakukan pencitraan palsu

Meita sendiri memiliki citra sebagai influencer yang berperan sebagai sosok keibuan, pendidik yang baik, dan penuh kasih sayang terhadap anak-anak.

Namun, ia tampaknya sering melakukan pencitraan palsu di depan publik untuk membangun citra positif dan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

6. Pemilik daycare Wensen School Indonesia

Meita Irianty ternyata merupakan pemilik Wensen School Indonesia. 

Namun, baru-baru ini beredar kabar bahwa daycare milik Meita Irianty, pelaku penganiayaan anak di Depok, ternyata tidak memiliki izin resmi atau bodong.

Informasi mengenai status perizinan daycare milik Meita, yang juga dikenal sebagai Tata, diungkap oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Arya Perdana.

"Sebenarnya setelah kita memeriksa dinas perizinan yang ada di Depok, untuk daycare ini sendiri mengajukan izin hanya untuk PAUD, tidak untuk melakukan penitipan anak," ungkap Kombes Pol Arya, dikutip Kamis (1/8/2024).

Baca Juga: Meita Irianty Sudah Lama Mengundurkan Diri, Akurat.co Mengutuk Kekerasan terhadap Anak-anak

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D