Akurat
Pemprov Sumsel

VIRAL Brandoville Studios Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Karyawannya, Mulai dari Diskriminasi hingga Kekerasan Fisik!

Iim Halimatus Sadiyah | 13 September 2024, 12:26 WIB
VIRAL Brandoville Studios Diduga Lakukan Penganiayaan terhadap Karyawannya, Mulai dari Diskriminasi hingga Kekerasan Fisik!

AKURAT.CO Brandoville Studios merupakan salah satu studio game yang lagi jadi topik hangat pembicaraan dalam beberapa hari terakhir karena diduga melakukan kekerasan terhadap karyawannya.

Khususnya co-owner dan istri CEO Brandoville Studios, Cherry Lai, menjadi tersangka yang diduga melakukan kekerasan terhadap karyawannya sehingga dikecam oleh warganet.

Brandoville Studios masuk trending topic di X, bahkan media The Lazy Monday mengeluarkan pernyataan resmi yang akan mengusut bukti-bukti kekerasan yang dialami para pekerja dari studio game tersebut.

Dikutip dari cuitan akun X @TheLazyMonday, Jumat (13/9/2024), mengumumkan bahwa para korban telah mengumpulkan bukti untuk kasus tersebut dan menyerahkannya kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Viral Video Penampakan Isi Nasi Kotak Atlet PON Aceh-Sumut yang Tak Penuhi Standar Gizi, Netizen: Atlet Kok Dikasih Momogi

Kemudian The Lazy Monday juga mengecam keras pelanggaran hak-hak pekerja dan tindakan kekerasan yang diduga terjadi di Brandoville Studios.

"Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan dan pelanggaran terhadap hak-hak pekerja yang terjadi di Brandoville Studios. Kami mendesak pihak yang bertanggung jawab untuk memberikan klarifikasi dan mempertanggungjawabkan tindakan yang mereka lakukan," tulis perwakilan The Lazy Monday dalam pernyataan resminya.

Kasus ini berawal dari kali pertama sejumlah karyawan yang berani untuk mengungkap pengalaman mereka yang mendapat perlakuan tidak adil dan tindak kekerasan saat bekerja di Brandoville Studios.

Beberapa bukti yang muncul terkait dugaan pelecehan verbal dan kekerasan fisik di Brandoville Studios.

Baca Juga: Viral! Dua Pria Curi Motor di Pamulang Tangsel, Wajah Pelaku Tertangkap CCTV

Dokumen yang disampaikan oleh para korban, yaitu berupa rekaman percakapan grup, dan rekaman video dari berbagai kasus yang terjadi dari tahun 2022 hingga 9 Juni 2024.

Ada beberapa akun yang berusaha mengumpulkan bukti-bukti dari mantan karyawan Brandoville Studios yang menceritakan pengalaman mereka selama bekerja di sana dan mendapatkan perilaku tidak baik dari Cherry Lai.

Mulai dari diskriminasi terhadap karyawan, seperti tidak ada yang boleh meninggalkan pekerjaan meskipun karyawan tengah menghadapi masalah serius, baik masalah kesehatan hingga orang tua atau anak meninggal.

Selain itu, ada juga bukti percakapan yang termasuk kekerasan verbal dari Cherry Lai yang disampaikan kepada para karyawannya.

Tanpa ada alasan yang jelas, kebanyakan isi percakapan yang disampaikan adalah memarahi karyawan dengan kata-kata yang tidak profesional dan bahkan mempermalukan karyawannya.

Adanya sifat seksisme yang disampaikan oleh Cherry Lai, terutama kepada karyawan wanita, ibu-ibu, dan ibu yang sedang hamil.

Seksisme sendiri merupakan diskriminasi berdasarkan gender atau pemikiran yang percaya bahwa laki-laki itu lebih superior dibandingkan perempuan.

Kemudian Cherry Lai juga diduga melakukan penyalahgunaan kekuasaan yang dimilikinya. Dia memberikan surat peringatan lisan atau tertulis tanpa adanya alasan yang jelas, seperti kesalahan kecil, hingga akhirnya memaksa karyawan untuk mengundurkan diri.

Bukti berikutnya menunjukkan adanya diskriminasi agama dan rasisme kepada seluruh karyawan dari Indonesia, karyawan Tionghoa-Indonesia, atauapun karyawan asing.

Baca Juga: Mengejutkan! Brandoville Studios Indonesia Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Karyawan

Tak hanya kata-kata kasar, namun laporan bukti penganiayaan juga berujung pada kekerasan fisik yang dialami oleh karyawan Brandoville Studios yang dianggap sebagai hukuman.

Bahkan, beberapa mantan karyawannya juga mengungkap bahwa mereka merasa tidak aman di rumah mereka sendiri karena menghadapi ancaman langsung.

Berikut ini bukti dari tindakan penganiayaan bos Brandoville Studios yang dirangkum oleh netizen terhadap karyawannya, sebagai berikut:

1. Tak bisa cuti meski sedang sakit atau ada keluarga yang meninggal

2. Hukuman menampar diri sebanyak 100 kali saat melakukan kesalahan dan harus direkam

3. Masuk kantor pukul 2 pagi

4. Disumpah harus taat untuk perintah apa saja yang disampaikan oleh atasan

5. THR ditahan

6. Pemotongan gaji tanpa alasan yang jelas

7. Diperintah pindah rumah

8. Dilarang menghubungi pihak keluarga

Meskipun kasus ini sedang diselidiki kebenarannya, Brandoville Studios belum memberikan tanggapan resmi hingga saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.