Miris! Konten Kreator TikTok Tipu Kakek: Janji Kasih Rp5 Juta, Nyatanya Hanya Dikasih Rp200 Ribu

AKURAT.CO Media sosial kembali dikejutkan dengan tindakan tidak terpuji seorang konten kreator TikTok yang diduga telah menipu seorang kakek.
Dalam video yang viral tersebut, konten kreator TikTok terlihat memberikan uang kepada kakek itu dan menyebutkan jumlahnya sebesar Rp5 juta.
Baca Juga: Viral Video Remaja Serang Ibunya karena Tak Diberi Uang, Siapa yang Salah Menurut Islam?
Namun, belakangan terungkap fakta mengejutkan bahwa uang yang diberikan tersebut ternyata hanya berjumlah Rp200 ribu.
Dalam sebuah pengakuan yang viral di media sosial, kakek itu mengungkapkan bahwa ia hanya menerima Rp200 ribu, sementara sisanya diambil kembali oleh konten kreator.
"Ini Katanya yang dikasih uang Rp5 juta, emang dikasih Rp5 juta kek?” ujar pembuat video.
"Cuma Rp200 (ribu), sisanya diambil lagi," jawab kakek.
Pembuat video tersebut lantas kembali menanyakan kepada kakek terkait uang yang diberikan oleh konten kreator TikTok tersebut untuk memastikan bahwa nonimal yang diberikan tidak sesuai dengan video yang viral saat ini.
“Oh diambil lagi, jadi semua gak dikasih ga sesuai video itu?”
"Enggak," ungkapnya dalam percakapan yang diambil dari video TikTok @indahh260 dan direspon oleh @inemjogja pada Kamis (26/9/2024).
Konten Kreator Beri Klarifikasi
Konten kreator bernama Fermon Malika kemudian merilis video klarifikasi usai video sang kakek yang diberikan uang sebesar Rp5 juta viral di media social.
Namun, dalam klarifikasinya, Monfer Salim tidak membantah telah mengganti uang Rp5 juta menjadi Rp200 ribu. Ia justru lebih menekankan pentingnya menghargai konten seseorang.
“Mungkin orang itu yang tidak tahu dan tidak pernah menghargai konten orang, sorry-sorry aja ya mbak, kan mbak jualan barang, mungkin pengen laku, nyenggol-nyenggol video saya," kata Fermon dalam videonya yang diunggah kembali oleh akun Instagram @awreceh.id
Ia juga menegaskan bahwa ia tidak pernah memaksa siapa pun untuk berkolaborasi dalam kontennya.
“Mungkin saya juga kesalahan saya kan saya sebelum bikin konten itu saya kakek-kakek itu saya ajak ngobrol apakah mau atau tidaknya gitu, ya ternyata kakek-kakek itu mau gitu, ya saya tidak pernah memaksa orang mau bikin konten dengan saya” sambungnya.
Tindakan Monfer Salim ini menuai kecaman dari warganet. Banyak yang mengecam tindakannya yang dinilai sangat tidak manusiawi dan memanfaatkan orang tua untuk kepentingan konten.
Baca Juga: Miris, Hampir Seluruh Masyarakat di Desa Pertambangan Masih Miskin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









