Akurat
Pemprov Sumsel

Nekat Cegat Mobil Jokowi, Ibu-ibu Ini Ngadu Soal Ganti Rugi Lahan untuk Proyek Jalan Tol Samarinda!

Iim Halimatus Sadiyah | 29 Oktober 2024, 13:01 WIB
Nekat Cegat Mobil Jokowi, Ibu-ibu Ini Ngadu Soal Ganti Rugi Lahan untuk Proyek Jalan Tol Samarinda!

AKURAT.CO Meski sudah pensiun sebagai presiden, Joko Widodo (Jokowi) masih menerima pengaduan dari masyarakat, salah satunya adalah ibu-ibu yang berusaha cegat mobil Jokowi untuk menyampaikan keluh kesahnya.

Dilihat dari unggahan di akun Instagram resmi @jokowi, Selasa (29/10/2024), sebuah video menunjukkan seorang ibu yang tiba-tiba saja menghentikan mobil Jokowi dengan tujuan menyampaikan aduannya.

 

Ibu-ibu tersebut menyampaikan keluhan terkait ganti rugi lahan untuk proyek tol di Samarinda, Kalimantan Timur. Sementara dari dalam mobil, Jokowi mendengarkan keluhan tersebut.

Dalam unggahannya, Jokowi mengatakan bahwa Ibu itu sebelumnya sudah berusaha mencoba menemui Jokowi sebanyak lima kali, namun tidak pernah berhasil.

Baca Juga: Jokowi Makin Terbuka Dukung Luthfi-Yasin di Pilkada Jateng 

"Saya dengar Ibu ini sudah 5 kali berusaha datang dari Samarinda untuk bertemu saya, mengadukan nasib tanahnya yang dijual untuk proyek tol Samarinda yang hingga hari ini belum menerima ganti rugi," tulis Jokowi dalam keterangan unggahannya.

Jokowi yang sudah purnatugas sebagai Presiden RI ke-7, menyampaikan bahwa ia tetap bersedia mendengar keluhan dan aspirasi dari masyarakat.

"Meski jabatan dan tanggung jawab sebagai Presiden sudah selesai, saya tetap membuka ruang dan waktu untuk mendengar keluhan masyarakat. Hati saya untuk bangsa ini, untuk Indonesia," tambahnya.

Video tersebut memperlihatkan seorang perempuan paruh baya yang mengatakan bahwa ia merasa telah tertipu karena belum menerima ganti rugi atas lahannya.

Baca Juga: Jokowi Makan Sate di Sukoharjo Tanpa Pengawalan Ketat, Ini Anjuran Bersikap Sederhana dan Tawadhu dalam Islam

"Lahan tol itu, Pak, sampai sekarang belum dibayar, dibohongi itu saya," tutur perempuan itu penuh haru di depan Jokowi.

Dengan beraninya, ibu itu menjelaskan masalah penjualan tanahnya untuk proyek jalan tol dan masalah sertifikat tanah yang digabungkan menjadi satu unit.

"Itu orang tiga punya, Pak, dijadikan satu. Maksud saya dipisahin, Pak. Ndak mau mereka pisahin, Pak. Dijadikan satu, Pak, kan namanya kita ipar, Pak. Sama saudara lain dipisahin," lanjutnya.

Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, Jokowi berjanji akan menindaklanjuti keluhan ibu-ibu itu yang sudah berusaha bertemu dengannya.

Jokowi menerima keluhan pada hari Sabtu, dan ia menyampaikan bahwa pada hari Senin, ia akan mencoba menghubungi pihak-pihak terkait untuk menanganinya.

Tak heran banyak masyarakat yang menanggapinya dengan komentar positif dan bangga, karena Jokowi masih terbuka mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.