Akurat
Pemprov Sumsel

Viral! Kasus Kekerasan SMP di Bogor, Selebgram Forendelba: Pendidikan Anak di Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja

Kosim Rahman | 20 Februari 2025, 12:25 WIB
Viral! Kasus Kekerasan SMP di Bogor,  Selebgram Forendelba: Pendidikan Anak di Indonesia Sedang Tidak Baik-baik Saja

AKURAT.CO Selebgram Forendelba baru-baru ini mengungkapkan kasus perundungan yang menimpa saudaranya, yang dipukul oleh seorang oknum dari SMP Mardi Waluya Cibinong, Bogor.

Kasus ini mencuat setelah Forendelba mengunggah video di akun Instagram miliknya pada Rabu (19/2/2025).

Di awal video reels tersebut, ia menyampaikan pesan yang menggugah, “Hati-hati buat semua orang tua di Indonesia, karena pendidikan anak di Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja.”

Lebih lanjut, Forendelba menceritakan bahwa keponakannya menjadi sasaran kekerasan yang dilakukan oleh salah satu siswa dari SMP Mardi Waluya Cibinong saat pertandingan basket sedang berlangsung.

"Beberapa Waktu lalu keponakan aku yang bernama S*** dari SMPN 1 Bogor dipukul secara terang-terangan oleh oknum yang bernama R*** C*** dari SMP Mardi Waluya Cibinong," jelas Forendelba dikutip dari videonya di Instagram, Kamis (20/2/2025).

Baca Juga: Viral Tagar #KaburAjaDulu, Menaker: Bukan Soal Pindah Kewarganegaraan, tapi Peluang Kerja

Menurut Forendelba, penyelesaian konflik yang ada sangat bermasalah. Ia menyoroti sikap pihak sekolah yang belum memberikan sanksi tegas kepada pelaku.

Sebagai gantinya, pihak sekolah hanya meminta maaf kepada orang tua korban dan memberikan bukti transfer belanja online, yang menurutnya sangat tidak relevan.

Selain itu, saat video perundungan diposting oleh anak-anak basket dari SMP 1 Bogor, pihak yang mengaku dari Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) langsung mengirim pesan langsung (DM) dengan ancaman untuk menghapus video tersebut, mengklaim bahwa video itu mencemarkan nama baik.

Hingga saat ini, pelaku dan orang tua belum memberikan permintaan maaf, yang semakin memperburuk suasana.

Beberapa selebgram lain juga ikut berkomentar, seperti Marisa Tumbuan yang menyatakan bahwa pembentukan kareakter sekolah dan orang tua salah, sehingga menyebabkan seorang anak dapat berperilaku buruk terhadap orang lain.

Baca Juga: Viral! Tagar Indonesia Gelap Menggema di Media Sosial, Ini 5 Pernyataan Sikap BEM UI

“Pihak sekolah dan orang tuanya sudah membangun karakter yang salah untuk si anak. Kesian. Dengan dilindungi dan dibiarkan seperti ini, si anak bisa semakin berkembang tidak baik dan dia malah bisa terlibat masalah yang lebih pelik lagi.” tulisnya dalam komentar, Kamis (20/2/2025).

Tak hanya itu, beberapa netizen pun mendesak agar kasus seperti ini diusut tuntas untuk mencegak kejadian serupa yang dapat merugikan banyak anak di Indonesia.

Salah satunya, akun @ponconugroho26 menulis, “GUA SANGAT DUKUNG PIHAK KORBAN!!! AYO USUT TUNTAS KASIH PELAJARAN.”

Ada juga komentar dari @salmannix yang menyarankan, “Kalau kelakuan pembullyan harus dikeluarkan atau diskors selama 1 tahun alias tinggal kelas. Ga pake tawar lagi. biar pada kapok.”

"Viralkan agar mereka dikeluarkan!!!" pungkas akun bernama @evathalib

Adapun seorang netizen yang menyampaikan rasa sedihnya setelah membaca komentar-komentar terkait kasus perundungan ini, mengungkapkan betapa parahnya bullying yang terjadi saat ini.

Ia merasa bahwa semua pihak, termasuk orang tua, sekolah, dan pendidik, perlu melakukan perbaikan untuk mengatasi masalah ini.

"Setelah baca-baca komen kok sedih banget ya. Separah itu ternyata bullying zaman sekarang. Kita semua harus berbenah kayaknya. Orangtua, sekolah dan pendidik," tulis akun @meiny.vlog.

Baca Juga: Viral! Goa Safawardi Tasikmalaya yang Disebut Bisa Jadi Jalan Pintas ke Mekkah, Ini 5 Faktanya

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.