Fakta Baru Kasus Pembunuhan Juwita: Indikasi Kekerasan Seksual oleh Tersangka

AKURAT.CO Fakta baru pembunuhan jurnalis di Banjarbaru, Juwita, mulai menemukan titik terang.
Berdasarkan dari keterangan dari pengacara korban, oknum TNI AL yang diduga menjadi pacar Juwita pernah melakukan pemerkosaan terhadap korban sebanyak dua kali sebelum akhirnya dibunuh.
"Pada September 2024, mereka saling mengenal lewat media sosial, lalu mulai berkomunikasi dan bertukar nomor telepon. Kemudian pada rentang waktu 25-30 Desember, pelaku meminta korban untuk memesankan kamar hotel di Banjarbaru," jelas Pazri.
Baca Juga: TRAGIS Jurnalis Juwita Ternyata Dibunuh Pacarnya, Oknum TNI AL, Keluarga Korban Ungkap Fakta Pilu
Pazri menjelaskan bahwa oknum TNI tersebut sengaja meminta Juwita untuk memesankan kamar hotel dengan alasan merasa kelelahan setelah menjalani berbagai kegiatan.
Pelaku meminta Juwita untuk menunggunya di hotel tersebut. Lalu ia langsung membawa korban ke kamar dan memperkosanya.
Pada 26 Januari 2025, korban menceritakan peristiwa yang menimpanya kepada kakak iparnya.
Selain itu, ia juga menunjukkan bukti berupa video pendek dan beberapa foto yang berkaitan dengan tindakan pelaku.
Hingga kini, pihak Denpomal Banjarmasin belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai kasus ini.
Namun, prajurit Jumran, yang sebelumnya bertugas di Lanal Balikpapan, telah diserahkan kepada Denpomal Banjarmasin untuk menjalani penahanan pada malam Jumat, 28 Maret 2025.
Baca Juga: Jurnalis Dibunuh Oknum TNI, DPR Minta UU Perlindungan Pers Lebih Spesifik
Dugaan Pembunuhan Jurnalis Juwita
Jenazah korban ditemukan tergeletak di pinggir jalan bersama sepeda motor miliknya, yang semula dianggap sebagai kecelakaan tunggal.
Namun, kecurigaan mulai muncul setelah warga pertama yang menemukannya tidak melihat adanya indikasi kecelakaan lalu lintas.
Di leher korban terlihat sejumlah luka lebam, dan ponsel miliknya juga hilang.
Keluarga korban pun mulai mencurigai bahwa kejadian ini bukanlah kecelakaan, melainkan sebuah pembunuhan yang direncanakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






