Apa Itu Fantasi Sedarah di Grup Facebook? Viral Kasus Inses Bikin Resah Warganet!

AKURAT.CO Viral di media sosial kasus inses bikin resah warganet, hingga muncul grup Fantasi Sedarah di Facebook.
Grup bernama Fantasi Sedarah di Facebook tengah ramai diperbincangkan warganet di media sosial X dan ikut jadi sorotan di Instagram.
Banyak warganet merasa resah dengan sejumlah tangkapan layar percakapan dari grup Fantasi Sedarah, yang isinya diduga tidak normal.
Grup Fantasi Sedarah disebut memiliki ribuan anggota pengguna Facebook, yang sering membagikan cerita-cerita mengarah pada inses atau hubungan seksual sedarah.
Baca Juga: Korban Grup Facebook 'Fantasi Sedarah' Harus Diberi Perlindungan Fisik dan Mental
Viralnya grup Fantasi Sedarah di Facebook, membuat warganet resah karena sejumlah cerita dari para anggotanya disebut menjijikan.
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kawiyan, menyatakan bahwa konten-konten di grup Fantasi Sedarah merupakan pelanggaran berat terhadap hak anak dan norma kesusilaan, sebagaimana diatur dalam UU ITE.
Ia berharap penangkapan para pelaku oleh pihak kepolisian bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bisa membantu mengidentifikasi anak-anak yang menjadi korban, agar segera dipisahkan dari orang tua yang terlibat.
Baca Juga: Meski Sudah Ditutup, Admin Grup Facebook 'Fantasi Sedarah' Harus Ditangkap
Sementara itu, Direktorat Siber Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki admin dan para anggota grup yang terlibat.
"Sudah, kami sudah melakukan proses penyelidikan sejak minggu lalu," ujar Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Pasaribu.
Apa Itu Grup Fantasi Sedarah di Facebook?
Grup Facebook bernama 'Fantasi Sedarah' menjadi sorotan di media sosial, karena berisi unggahan tidak pantas dari para anggotanya.
Anggota grup tersebut menunjukkan rasa ketertarikan seksual terhadap anggota keluarga sendiri atau disebut inses.
Beberapa unggahan foto yang tersebar di media sosial dinilai tidak pantas karena menampilkan foto korban, termasuk anak-anak di bawah umur.
Viralnya grup Fantasi Sedarah di Facebook telah menuai kecaman dari publik, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama pihak kepolisian langsung mengambil tindakan.
Komdigi juga bekerja sama dengan META, perusahaan induk Facebook, untuk memblokir 30 situs lain yang disebut menyebarkan konten tentang inses.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital di Kementerian Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa pemblokiran tersebut merupakan langkah tegas negara untuk melindungi anak-anak dari konten digital yang dapat merusak kesehatan mental dan emosional mereka.
Baca Juga: Polisi Imbau Masyarakat Setop Sebarkan Unggahan Grup Facebook 'Fantasi Sedarah'
Menurutnya, pemutusan akses ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, yang dikenal sebagai PP Tunas.
Itulah informasi terkini yang penting untuk diketahui masyarakat, agar terhindar dari tindakan seksual yang menyimpang.
Tindakan inses membawa dampak berbahaya dalam berbagai aspek, salah satunya dari sisi genetik.
Anak yang dikandung dari hubungan inses memiliki risiko lebih tinggi mengalami kelainan genetik, terutama karena adanya kemungkinan gen resesif yang dibawa kedua orang tua diturunkan secara bersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









