PINKFLASH Tarik 2 Produk Eyeshadow: BPOM Cabut Izin Edar, Konsumen Dapat Kompensasi Dua Kali Lipat

AKURAT.CO PINKFLASH Indonesia resmi menarik dua produk eyeshadow mereka dari peredaran setelah adanya keputusan dari BPOM RI terkait pencabutan izin edar dan perintah pemusnahan produk.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi keamanan kosmetik di Indonesia.
Tak hanya itu, PINKFLASH juga memberikan kompensasi sebesar dua kali lipat harga pembelian produk kepada konsumen yang terdampak.
Alasan Penarikan Produk PINKFLASH
Dalam pernyataan resminya, PINKFLASH menyampaikan bahwa mereka sepenuhnya menghormati keputusan BPOM RI terkait keamanan konsumen dan standar regulasi kosmetik. Dua produk yang ditarik adalah:
-
PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF–E23 BR02
-
PINKFLASH 3 Pan Eyeshadow PF–E23 BR04
Perusahaan menegaskan bahwa distribusi dan penjualan kedua produk tersebut telah dihentikan di seluruh kanal penjualan, baik di toko offline, distributor, maupun marketplace resmi sejak tanggal surat BPOM diterbitkan.
Selanjutnya, seluruh produk akan dimusnahkan sesuai prosedur keamanan yang berlaku.
Cara Klaim Kompensasi dari PINKFLASH
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelanggan, PINKFLASH memberikan kompensasi kepada konsumen yang telah membeli produk terkait.
Kompensasi yang diberikan adalah sebesar dua kali harga pembelian produk.
Untuk mengajukan klaim kompensasi, konsumen diminta mengirimkan data berikut melalui email resmi [email protected]:
-
Foto produk
-
Bukti pembelian atau invoice
-
Nama lengkap
-
Nomor telepon dan alamat email
-
Nomor rekening atau e-wallet untuk proses pengembalian dana
Proses penggantian akan dilakukan dalam waktu maksimal 7 (tujuh) hari kerja setelah data diverifikasi.
Komitmen PINKFLASH terhadap Keamanan Konsumen
Sebagai upaya untuk menjaga kepercayaan publik, PINKFLASH berkomitmen memperkuat sistem kontrol kualitas dan pengawasan bahan baku, meningkatkan audit internal bersama pemilik pabrik, serta memastikan seluruh produk mematuhi standar keamanan BPOM RI.
PINKFLASH juga menegaskan bahwa keamanan konsumen adalah prioritas tertinggi perusahaan dan mereka sangat menghargai dukungan masyarakat Indonesia selama proses penyesuaian ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






