Viral di X! Kronologi Lengkap Dugaan Pelecehan Seksual Pemilik Brand Lokal Mohan Hazian

AKURAT.CO Dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret nama pemilik merek lokal, Mohan Hazian, menjadi viral di media sosial setelah akun X @aarummanis mengunggah utas panjang, pada Minggu (8/2/2026).
Pemilik akun, yang memperkenalkan diri sebagai Saa, menceritakan peristiwa yang dialaminya saat bekerja sebagai talenta untuk sesi pemotretan dan videografi merek lokal pada bulan Mei 2025.
Awal Mula Kejadian Dugaan Pelecehan Seksual
Saa mengungkapkan bahwa pada awalnya, sesi pemotretan berjalan lancar dan tidak ada hal yang aneh.
Namun, setelah sesi pemotretan selesai, situasi berubah.
Baca Juga: Ciri-ciri Pubertas pada Anak Laki-laki: Tanda Awal, Perubahan Fisik, dan Cara Mendampinginya
Saa mengira akan diajak makan bersama kru lainnya, tetapi ia justru dibawa kembali ke area pemotretan dan ditinggal berdua saja dengan owner berinisial M.
Saa merasa bingung dan curiga karena mengira akan makan di luar.
Menurut pengakuan Saa, kecurigaannya terbukti.
Owner M mulai melakukan tindakan tidak senonoh kepadanya.
Saa dengan tegas mengatakan tidak dan berusaha menolak serta melawan secara fisik, seperti mendorong, mencakar, dan memukul M.
Meskipun ada penolakan, owner M diduga tetap tidak peduli dan memaksa untuk memegang, mencium, bahkan naik ke atas Saa.
Saa mengaku merasa ketakutan dan berada dalam kondisi tertekan, bahkan merasa hampir diperkosa.
Saa juga menyebut bahwa ia mencoba bersikap kooperatif demi keselamatannya karena khawatir perlawanan akan membuat owner M semakin kasar.
Dalam lanjutannya, Saa mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan tetap terjadi meski dirinya menangis histeris.
Ia juga menceritakan bahwa owner M menunjukkan kemaluannya dan masturbasi saat melecehkannya.
Pengakuan Korban Lain
Setelah kejadian tersebut, Saa merasa trauma.
Ia mengaku masih trauma setiap kali melihat wajah Mohan Hazian di media dan merasa ingin muntah saat mengingat kejadian tersebut. Saa baru mengetahui bahwa pelaku sudah memiliki istri dan anak setelah kejadian itu.
Setelah utasnya viral, Saa mengklaim dihubungi oleh beberapa pihak lain yang mengaku memiliki pengalaman serupa.
Salah satu korban yang menghubunginya disebut masih berusia 17 tahun.
Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Mohan Hazian terkait dugaan yang beredar di media sosial. Kasus ini masih menjadi perhatian publik sambil menunggu perkembangan dan pernyataan resmi dari pihak terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










