Apa Itu Love Scamming? Modus Penipuan yang Viral di Kasus Fabiola Eks Istri Reza Smash

AKURAT.CO Nama Fabiola Elizabeth Agnes, mantan istri Reza SMASH, tengah menjadi sorotan publik setelah diduga terlibat dalam kasus penipuan daring berkedok asmara atau love scamming.
Kasus tersebut disebut menyebabkan kerugian hingga mencapai Rp41 miliar dan menarik perhatian luas di media sosial.
Berdasarkan informasi yang beredar, Fabiola masuk dalam daftar 38 tersangka yang diduga tergabung dalam jaringan penipuan online internasional dengan modus "pig butchering" yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta.
Dalam jaringan tersebut, Fabiola disebut bekerja dengan sistem penggajian.
Ia diduga menerima bayaran puluhan juta rupiah setiap bulan dan berpeluang memperoleh bonus tambahan apabila berhasil melampaui target jumlah korban yang telah ditentukan.
Ramainya kasus ini membuat istilah love scamming kembali menjadi perbincangan hangat dan memicu rasa penasaran masyarakat. Banyak orang mulai mencari tahu bagaimana modus tersebut bekerja dan mengapa korbannya bisa mengalami kerugian dalam jumlah besar.
Meski istilahnya belum terlalu familiar bagi sebagian orang, praktik love scamming sebenarnya telah lama menjadi salah satu bentuk kejahatan siber yang kerap memanfaatkan hubungan romantis palsu untuk menipu korban.
Karena itu, memahami pola dan cara kerja modus ini menjadi langkah penting agar tidak terjebak dalam jebakan asmara yang berujung kerugian finansial.
Mengenal Apa Itu Love Scamming
Love scamming atau romance scam adalah modus kejahatan yang dilakukan dengan berpura-pura menjalin hubungan romantis.
Pelaku berusaha membangun kedekatan emosional agar korban merasa nyaman, percaya, bahkan jatuh cinta.
Aksi ini umumnya dilakukan melalui media sosial, aplikasi pencarian jodoh, hingga platform pesan instan.
Targetnya sering kali orang-orang yang sedang mencari pasangan atau membutuhkan perhatian secara emosional.
Yang membuat modus ini berbahaya adalah prosesnya yang tidak dilakukan secara terburu-buru.
Pelaku bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menciptakan hubungan yang tampak meyakinkan sebelum akhirnya mulai meminta uang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




