Dominan Kalahkan Jermell Charlo 12 Ronde, Canelo Alvarez Pertahankan Gelar

AKURAT.CO, Petinju asal Meksiko, Saul "Canelo" Alvarez, sukses mempertahankan empat gelar juara dunia kelas super menengah dalam pertarungan menghadapi Jermell Charlo. Canelo Alvarez menang angka mutlak melalui pertarungan 12 ronde yang dominan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (30/9) atau Minggu pagi WIB.
Canelo Alvarez menghadapi Jermell Charlo yang naik ke kelas super menengah dengan status juara dunia multigelar kelas menengah-ringan. Kemenangan atas Charlo juga memperpanjang catatan pertarungan Alvarez menjadi 64 laga dengan 60 kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Ronde pertama dibuka dengan sinyal agresif di mana Jermell Charlo langsung bergerak ke tengah ring sementara sejumlah penonton di arena meneriakkan nama Canelo. The Guardian mencatat ada 23 pukulan dari kedua petarung di ronde pertama di mana Canelo Alvarez cenderung mengungguli Charlo.
Baca Juga: Jermell Charlo Tumpahkan Perjuangannya Sejak Usia Delapan Tahun Lawan Canelo
Setelah tiga ronde pertama Canelo tampak lebih baik, Charlo baru bergerak melawan di ronde keempat. Charlo melepaskan beberapa jab namun Canelo merespons balik dengan pukulan tangan kanan yang membuatnya kembali unggul.
Di ronde keenam Canelo semakin dalam menyerang lawan di mana ia berhasil mendesak Charlo ke pembatas ring. Namun, momen puncak yang dinanti-nanti pendukung Canelo terjadi di ronde ketujuh ketika petarung pujaan mereka sukses menjatuhkan Charlo.
Pukulan tangan kanan yang dilepaskan Canelo Alvarez di awal ronde ketujuh memaksa Jermell Charlo bertekuklutut. Namun, Charlo masih bisa bertahan di tengah serangan lanjutan Canelo setidaknya sampai bel akhir ronde ketujuh dibunyikan.
Baca Juga: Canelo Alvarez: Charlo Tak Pernah Memercayai Skill Saya, Dia Akan Segera Mengetahuinya
Situasi di ronde ketujuh membuat laga tampak akan berakhir segera untuk kemenangan Canelo. Namun, Charlo sempat bangkit dengan melepaskan sejumlah pukulan yang membuat petarung tuan rumah tersebut bisa merebut satu ronde di ronde kesembilan.
Charlo akhirnya bertahan untuk tidak kalah KO atau TKO dengan menuntaskan pertarungan sampai 12 ronde. Namun demikian, Canelo terlalu unggul dan kemenangan mutlak menjadi milik petinju berusia 33 tahun.
"Tak seorang pun bisa mengalahkan Canelo yang ini," kata Alvarez usai laga kontra Charlo. "Saya adalah petarung kuat sepanjang masa. Saya adalah orang yang kuat."
Sementara itu, bagi Charlo kekalahan atas Canelo adalah yang kedua sepanjang kariernya. Petinju berusia 33 tahun itu kini punya catatan 38 laga dengan 35 kemenangan, sekali imbang, dan dua kekalahan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









