Asian Para Games: Saptoyogo Sumbang Emas Pertama Dari Para Atletik, Indonesia Di Posisi 10

AKURAT.CO, Indonesia berhasil meraih medali emas pertama di Asian Para Games Hangzhou 2023 dari cabang olahraga (cabor) atletik. Emas pembuka ini diraih oleh pelari Saptoyogo yang turun di nomor 400 meter T37 di HSC Stadium, Hangzhou, China, Senin (23/10/2023).
Saptoyogo keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 54,80 detik. Ia mengungguli wakil Thailand Apisit Taprom di tempat kedua dengan catatan 56,63 detik dan wakil Arab Saudi Thamer Ahmed Y Alzahrani dengan catatan waktu 57,55 detik di tempat ketiga.
Selain medali emas Asian Para Games Hangzhou 2022, Saptoyogo sebelumnya juga sudah memastikan tempat di Paralimpiade Paris 2024 usai meraih medali perak di nomor 100 meter T37 pada Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2023 di Paris, Juli lalu.
Baca Juga: Menpora Pastikan Bonus Atlet ASEAN Para Games Setara SEA Games
Tambahan satu medali emas dari Saptoyogo membuat cabor atletik sejauh ini sudah mampu menyumbangkan dua medali. Sebelumnya, medali perak diberikan Suparni Yati dari nomor tolak peluru F20 yang harus kalah dari wakil Jepang Reina Hori di tempat pertama.
Sejauh ini Kontingen Indonesia mampu mengumpulkan total delapan medali dengan rincian satu emas, dua perak, dan lima perunggu. Hasil itu mengantarkan Tim Merah Putih bertengger di posisi sepuluh daftar klasemen sementara perolehan medali.
Di posisi pertama berhasil ditempati tuan rumah, China, dengan total 45 medali lewat rincian 17 emas, 17 perak, dan 15 perunggu. Mengekor di bawahnya ada Iran dengan koleksi total 14 medali dari enam emas, lima perak, dan tiga perunggu.
India melengkapi posisi tiga besar dengan koleksi total 15 medali lewat rincian lima emas, enam perak, dan empat perunggu. Mengungguli Uzbekistan dan Thailand yang masing-masing berada di posisi keempat dan krlima.
Indonesia sendiri mengirimkan 130 atlet untuk berjuang di ajang pesta olahraga terbesar bagi atlet penyandang disabilitas se-Asia ini. Tim Merah Putih ditargetkan menempati peringkat kesepuluh dalam klasemen akhir perolehan medali untuk bisa membawa pulang 19 emas, 23 perak dan 25 perunggu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








