Asian Para Games: Boccia Sumbang Satu Emas Satu Perunggu, Indonesia Di Posisi Kesembilan Klasemen

AKURAT.CO, Tim boccia Indonesia berhasil memenuhi target medali emas Asian Para Games Hangzhou 2022. Bukan cuma itu, raihan ini sekaligus merupakan mereka sejarah baru bagi tim boccia Indonesia
Selain emas, pada laga di Hangzhou Gymnasium, Rabu (25/10/2023), itu tim para boccia juga mendapatkan satu tambahan medali perunggu yang disumbangkan Muhammad Afrizal Syafa di kelas BC1 putra. Setelahnya giliran Felix Ardi Yudha yang menyumbangkan emas dari nomor BC2 putra.
Pelatih Kepala para boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, menyampaikan prestasi anak asuhnya menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Baca Juga: Asian Para Games: Setelah Judo Tunanetra dan Paraatletik, Giliran Lawn Bowls Sumbang Emas
Pasalnya pada gelaran Asian Para Games Jakarta-Palembang 2018, debut boccia Indonesia belum membuahkan hasil. Namun, kini mereka mampu merebut medali emas.
"Perkembangan dari 2018 belum membuahkan hasil, tahun 2019 sudah mulai aktif ikut kejuaraan, kemudian 2022 persiapan ASEAN Para Games Solo berhasil merebut satu emas," tutur pelatih yang karib disapa Islah tersebut.
"Kemudian di APG Kamboja dapat 2 emas dan di Asian Para Games kita pecah telur emas. Prestasi ini sudah melampaui target, karena awalnya medali perunggu. Lalu ketika kita melihat lawan, medali emas masih 50-50, tapi akhirnya bisa kita raih."
Baca Juga: Asian Para Games: Saptoyogo Kembali Sumbang Emas, Indonesia Masih Tertahan di Posisi Delapan
Tim Boccia Indonesia masih akan melakukan satu pertandingan secara team BC1/BC2 yang akan diawali Handayani, Muhammad Bintang Satria Herlangga, dan Felix Ardi Yudha pada 26 dan 27 Oktober mendatang.
Langkah tim boccia Indonesia tak berhenti di APG Hangzhou 2022 saja. Ada target yang lebih tinggi untuk diraih, yakni mampu menjadi representasi Indonesia dalam ajang Paralimpiade Paris 2024.
Tambahan satu emas dan satu perunggu belum mampu mengkatrol posisi Indonesia di papan perolehan medali sementata dengan menempati posisi sembilan lewat koleksi tujuh emas, 10 perak dan 16 perunggu.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








